LSM SIRA Minta Inspektorat Tindak Tegas Kegiatan Pembangunan Infrastruktur di Desa Karangpatri

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 19:13 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SATUNEWS.ID

BEKASI | DPL LSM Suara Independen Rakyat Adil ( SIRA ) tidak main main dalam menyikapi kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada di Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Hal ini disampaikan langsung oleh kepala kordinator lapangan Jawa Barat LSM SIRA Yusuf Supriatna dihadapan para awak Media minggu mei 4 mei 2025.

“Saya sudah berkordinasi dengan ketua umum dan juga sudah melengkapi data sebagai bahan pelaporan ke inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan,” terang Yusuf.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih sambungnya, “hasil dari temuan dan investigasi lapangan juga kita tuangkan dalam surat, dan tentunya semua melalui proses kajian sebelumnya Kecurigaan dan dugaan kami sangat mendasar, dalam pembangunan beberapa titik yang ada di Desa Karangpatri patut kita duga adanya permainan anggaran.” Katanya

“Kita berfikir secara Rasional, adakah dalam satu (1) termin anggaran Dana Desa bisa mengcover banyak kegiatan..?
Seperti kita ketahui pembangunan jembatan aja ada sekitar 8 titik dan ituh terlihat banyak yang tambal sulam jembatan lama haya di poles agar terlihat baru, pengecoran jalan lingkungan ( Jaling ) di Kp. Pugur serta pembuatan gapura dijalan masuk utama Kp. Pugur Desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,” papar Yusuf.

“Jelas kita menduga adanya pembangunan infrastruktur yang begitu banyak bukan sedikit anggaran yang dikeluarkan, apalagi disetiap kegiatan tidak satupun memasang papan proyek atau adanya papan informasi, sehingga kita tahu dari mana anggaran berasal dan kita juga bisa ikut mengawasi setiap kegiatan yang menggunakan anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah.” Ungkapnya

“Tidak perlu ditutupi, karena Anggaran Desa setiap masyarakat berhak dan wajib tau dan ikut serta dalam pengawasannya.
Terkesan ada kesengajaan, harusnya transparan agar tidak menimbulkan suatu polemik dan permasalahan dalam pengelolaan anggaran Desa.” Ujarnya

“Dan satu hal lagi, dalam pengerjaan cor rabat beton Jaling di Kp.Pugur, diduga dikerjakan asal – asalan, ketebalan diduga hanya sekitar 5 -6 Cm saja untuk ukuran ketebalan jalan tengah, karena bekisting yang dipendam.Harus nya Tim Pelaksana Kegiatan lebih memperhatikan mutu dan kualitas agar pembangunan lebih bertahan lama jangan diduga hanya mencari keuntungan pribadi semata, ini juga tentunya jadi tanggung jawab pendamping Desa, harus nya memonitoring kegiatan bukan apatis dan berdiam diri membuat RAB dan menikmati hasil tanpa peduli hasil kegiatan,” tutup Yusuf .

(Tir-Red)

Berita Terkait

Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi
Ironis, Peredaran Tramadol di Bantar Gebang Masih Marak Jelang Bulan Suci Ramadhan
DPD LKP -RI jabar Rapat koordinasi di Bekasi Sambut Ramadhan 1447H
Sorotan Hari Guru Nasional 2025: Di Balik Selebrasi Tema “Cinta” dan “Kuat”, Guru PPPK di Bekasi Suarakan Tuntutan Alih Status dan Kesejahteraan
PT.Yong Woo Kembali  Tidak Membayarkan Gaji Karyawan, Boby Agus Ramdan Anggota DPRD dan Komisi 1V akan Sidak 
Proyek Pembangunan Swakelola SDN 01 Sukaraya akan Disidak Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi ?

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru