Rumah Pompa De’Marrakesh Beroperasi, Bantu Kurangi Risiko Banjir

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025 - 16:04 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Pers Diskominfo Kota Bandung
31 Januari 2025

Rumah Pompa De’Marrakesh Beroperasi, Bantu Kurangi Risiko Banjir

Warga Komplek De’Marrakesh, Kecamatan Rancasari, kini memiliki solusi baru dalam menghadapi banjir dengan beroperasinya rumah pompa yang dibangun oleh Pemerintah Kota Bandung. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi genangan air dan memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Forum Komplek De’Marrakesh, Oby menyampaikan, pembangunan rumah pompa ini sangat membantu warga. Sebelumnya, komplek yang telah berusia 13 tahun ini belum mengalami serah terima PSU dari pengembang ke Pemkot Bandung, sehingga segala biaya operasional masih ditanggung oleh warga.

Ia mengatakan, sebelumnya warga juga telah memiliki empat rumah pompa, namun terkendala biaya operasional.

“Dengan adanya rumah pompa ini, beban kami sedikit berkurang. Namun, kami masih memiliki satu mesin pompa lama yang tidak berfungsi. Kami berharap Pemkot Bandung dapat membantu perbaikannya,” ujar Oby.

Menanggapi hal tersebut, Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, menyatakan, pemerintah siap membantu, baik dalam perawatan maupun perbaikan rumah pompa melalui kerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Kalau aset ini sudah diserahterimakan, pengelolaan dan perawatannya bisa ditangani langsung oleh Pemkot. Namun, sebelum itu, teknisi dari dinas bisa membantu perbaikan pompa yang rusak,” kata Koswara saat meninjau Rumah Pompa Komplek De’Marrakesh Kota Bandung di Kecamatan Rancasari, Jumat 31 Januari 2025.

Dengan adanya rumah pompa ini, air dari kawasan De’Marrakesh bisa langsung dialirkan ke Sungai Cipamokolan, sehingga risiko banjir dapat ditekan. Saat ini, jumlah titik banjir di Kota Bandung telah berkurang dari 68 menjadi hanya enam lokasi.

Koswara berharap, warga dapat turut menjaga fasilitas ini agar tetap berfungsi dengan baik. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan banjir dan meningkatkan infrastruktur kota.

Di tempat yang sama, Kepala DSDABM Kota Bandung, Didi Ruswandi, menambahkan bahwa penambahan rumah pompa ini sebenarnya telah direncanakan sejak 2021, tetapi sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Baru pada 2024 pembangunan dapat direalisasikan, dan kini rumah pompa telah berfungsi optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas ini benar-benar berdampak bagi warga. Alhamdulillah, rumah pompa De’Marrakesh telah beroperasi dengan baik,” kata Didi. (Red/hms)**

 

Berita Terkait

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya
Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik
Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang
Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Cianjur Disorot, Publik Tunggu Kejelasan Penanganan
Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya
Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas
Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi
Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru