Ketua DPW PWDPI : KPU dan Petugas  PPS Berani Sulap Suara Siap-siap Masuk Penjara

- Redaksi

Senin, 5 Februari 2024 - 09:46 WIB

502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Lampung – Maraknya informasi terkait dugaan akan ada kecurangan  pihak sejumlah oknum Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW ) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Hadie Chandra angkat Bicara.

Ketua DPW PWDPI, mengatakan, jika pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) ada oknum yang diduga akan melakukan kecurangan, pihaknya akan mengerahkan para anggota PWDPI untuk mengawasi dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparat penegak hukum (APH), serta siap-siap masuk penjara.

“KPU dan Petugas  PPS Berani Sulap Suara Siap-siap Masuk Penjara,” tegasnya saat diwawancarai sejumlah awak media pada Senin (5/2/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW PWDPI Provinsi Lampung, Hadie Chandra membeberkan, jika sudah menjadi rahasia umum saat pemilu banyak oknum yang memperjual belikan suara untuk kepentingan kepala daerah maupun calon legislatif agar duduk dikursi parlemen.

“Saya juga sudah dapat masukan dari sejumlah narasumber jika pihak oknum KPU hingga PPK dan PPS di Kabupaten Lampung Tengah, sedang merencanakan kecurangan dalam pelaksanaan pemungutan suara. Mereka akan atur suara tergantung pesanan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ketua DPW PWDPI menghimbau anggota PWDPPI serta masyarakat  agar ikut serta mengawasi pemilu khususnya di Kabupaten Lampung Tengah.

“Jangan sampai kejadian mantan KPU Lampung Tengah,  almarhum Hendra Fadilla terulang lagi meninggal dunia dipenjara  karena tersandung hukum melakukan kecurangan saat pemilu,” katanya.

Ketua PWDPI Lampung juga menghimbau kepada KPU se- Lampung   harus netral dan jangan sampai memihak calon yang diduga telah menerima uang titipan dari para calon legislatif.

“Jangan cederai pesta demokrasi ini dengan hal-hal tidak baik. Sebab momentum pemilu adalah salah satu sarana memilih para pemimpin untuk lima tahun kedepan serta menentukan pemimpin terbaik demi masa depan kehidupan bangsa,” pungkasnya.**(Red).

Berita Terkait

Dugaan Manipulasi Data Pamong dan Penyalahgunaan Anggaran Desa Pegedangan, Kuwu Berikan Klarifikasi
Pedagang Lapangan Merdeka Protes Penarikan Iuran, PSSI Pesisir Barat Buka Suara
Galian C Ilegal dan Mediator Tanah Bebas Beroperasi di Wilayah Polsek Jonggol, Kabupaten Bogor: Apakah Hukum Ditegakkan?
Putusan PN Gunungsitoli Dinilai Tidak Adil, Sukadamai Ndruru Pastikan Ajukan Banding
Saling Klaim Lahan seluas 2.6 Hektare Dua Belah Pihak Pasang Plang
Obat Terlarang Mengancam Generasi Muda: Penjualan Tramadol dan Eximer di Bandung Mengkhawatirkan
Diduga PT.Pinago,Tbk Monopoli Lahan Warga dengan Pembelian Menggunakan Surat Palsu
Perjudian Gelper Binggo Diduga Dibekingi Oknum Beroperasi Bebas di Masyarakat 

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB

Hidup Ini Susah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:15 WIB

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB

Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB