Cerita Iim Ibrahim Jadikan Kaduela Juara Dua Desa Wisata Nusantara 2023

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 28 November 2023 - 04:45 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

KUNINGAN || Prestasi membanggakan diraih Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, karena terpilih sebagai juara dua Lomba Desa Wisata Nusantara 2023 yang diadakan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Raihan prestasi tersebut tak lepas dari kerja keras para punggawa Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Arya Kamuning Desa Kaduela yang telah melakukan pembenahan potensi alam yang dimiliki desa tersebut hingga menjadi objek wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bumdes Arya Kamuning Iim Ibrahim mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih tersebut sehingga bisa mengangkat nama Desa Kaduela di kancah nasional. Iim menuturkan, dua objek wisata yang menjadi garapannya berhasil menjadi salah satu yang terbaik dari 2.007 desa di Indonesia peserta lomba ajang bergengsi di dunia pariwisata Indonesia tersebut.

Iim menceritakan, Bumdes Arya Kamuning mulai melakukan pengembangan wisata Desa Kaduela pada tahun 2019 lalu yakni menggarap Telaga Biru Ciceureum. Situ yang tadinya hanya menyajikan kolam pemandian alami seadanya, kemudian dibenahi dengan menambah sejumlah wahana baru yang menarik seperti perahu wisata, gazebo dan beberapa spot selfie yang instagramable dengan ikan berwarna-warni yang memanjakan mata para wisatawan.

“Kami mengembangkan objek wisata Ciceureum tahun 2019 lalu secara mandiri. Dengan semangat gotong royong warga yang mempunyai keinginan untuk maju, kami mulai menata wahana wisata lalu mempromosikannya melalui berbagai media sosial hingga akhirnya viral. Sejak saat itu kunjungan wisata ke Desa Kaduela melonjak dan perekonomian pun mulai bangkit,” ungkap Iim.

Hingga akhirnya pada tahun 2021, terjadi lonjakan kunjungan wisata ke Telaga Biru Ciceureum yang cukup signifikan. Sampai-sampai, dalam kurun waktu satu setengah tahun Bumdes Arya Kamuning bisa menyetorkan dana sharing untuk PADes Kaduela sekitar Rp 586 juta.

“Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 memaksa seluruh masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan usaha wisata pun harus tutup tak terkecuali Telaga Biru Ciceureum. Sampai akhirnya pada tahun 2021 kondisi berangsur pulih dan mulai ada kelonggaran yang berdampak pada kunjungan wisata pun kembali naik,” ungkap Iim.

Pada tahun 2022, lanjut Iim, kunjungan wisata ke Telaga Biru Ciceureum semakin tak terbendung. Iim pun menangkap kondisi ini sebagai peluang usaha. Dia bersama tim Bumdes Arya Kamuning kemudian membuat terobosan menyulap lahan kritis di Dusun Sidelan menjadi wahana wisata kolam renang alami yang indah.

“Lokasi tersebut dinamai Sidelan karena dulunya merupakan tempat pembuatan terasi alias delan. Nama ini ternyata membawa berkah untuk kami. Kami otak-atik nama Sidelan supaya punya nilai jual, akhirnya objek wisata kolam renang ini kami beri nama Kolam Renang Side Land,” paparnya.

“Alhamdulillah, kerja keras kami pengurus Bumdes Arya Kamuning akhirnya membuahkan hasil. Selain telah meningkatkan perekonomian desa, kini Kaduela mendapat pengakuan dari Kementerian Desa sebagai juara dua Lomba Desa Wisata Nusantara 2023 untuk kategori Desa Maju/Mandiri,” ungkap Iim saat ditemui di kantor Bumdes Arya Kamuning Desa Kaduela, Senin (27/11).

Iim pun berterima kasih atas kerja keras dan dukungan seluruh masyarakat Desa Kaduela sehingga Bumdes Arya Kamuning bisa meraih juara dua pada Lomba Desa Wisata Nusantara 2023. Selanjutnya, Iim bersama pengurus Bumdes Arya Kamuning akan terus melakukan sejumlah inovasi dan pengembangan potensi wisata di Desa Kaduela agar semakin dikenal baik di tingkat lokal, nasional hingga mancanegara.

“Saat ini kami sedang melakukan penataan di objek wisata Side Land dengan menambah wahana seperti wisata edukasi tentang pertanian, mini zoo, menambah guest house dan lainnya. Sedangkan di atas obyek wisata Telaga Biru Ciceureum kami sedang menggarap wisata alam Bukit Sinyurup. Insya Allah semua kami bangun sendiri tanpa melibatkan arsitek dari luar, hanya mengandalkan pemikiran ide dan sumber daya yang kami miliki. Semoga bisa secepatnya terwujud,” harap Iim.

Ternyata, kehadiran objek wisata Side Land yang menawarkan pemandian alami dengan latar belakang persawahan yang indah semakin mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke Desa Kaduela terus meningkat. Hal ini pun memberi efek positif terhadap kelangsungan perekonomian masyarakat Desa Kaduela yang semakin sejahtera. Kini banyak warga Desa Kaduela mempunyai penghasilan dari berjualan aksesoris, kuliner dan parkir dari dua objek wisata tersebut.

“Saat ini Bumdes Arya Kamuning telah mempunyai sekitar 300 karyawan untuk mengelola wisata Ciceureum dan Side Land yang seluruhnya merupakan warga Desa Kaduela. Keberadaan objek wisata Ciceureum dan Side Land juga menumbuhkan banyak pelaku UKM yang menempati lapak-lapak yang kami gratiskan di sekitar objek wisata,” ujarnya.

Iim pun bersyukur keberadaan Bumdes Arya Kamuning bisa berkontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian Desa Kaduela menjadi lebih baik. Ini dibuktikan dengan setoran dana sharing untuk PADes per tahun yang rata-rata di atas Rp 500 juta ditambah sejumlah program CSR untuk warga desa rutin dilakukan.

“Alhamdulillah, di tahun 2022 kemarin kami menyerahkan dana sharing untuk PADes mencapai 523 juta dan CSR untuk bidang keagaman dan pendidikan mencapai Rp 132 juta. Insya Allah di tahun ini setoran dana sharing untuk desa bisa lebih besar lagi,” harap Iim.

Ditulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  
PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap
BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda
Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel
Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  
Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13 WIB

Kecamatan Dayeuhkolot Ikuti Jambore PKK Tingkat Kabupaten Bandung, 10 Program Pokok Jadi Fokus

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  

Selasa, 15 September 2026 - 14:12 WIB

PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Senin, 14 September 2026 - 22:24 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel

Senin, 14 September 2026 - 17:53 WIB

Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  

Minggu, 13 September 2026 - 19:31 WIB

Kampung Budaya Lingkungan Curug Dog Dog Gelar Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong

Berita Terbaru