Pedati Gede, Kereta yang Jadi Simbol Kejayaan Pelabuhan Cirebon

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 24 November 2023 - 07:35 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

CIREBON || Jika kalian melewati jalan Pasuketan, Lemahwungkuk Kota Cirebon ada sebuah kompleks bangunan tua bernama British American Tobacco (BAT) dan tepat di depannya ada sebuah taman yang belum satu tahun berdiri. Di Taman tersebut ada sebuah replika berbentuk sebuah kereta dengan 4 roda di sisi kanan dan kirinya. Kereta tarik tersebut dikenal dengan Pedati Gede.

Pedati Gede merupakan sebuah alat transportasi di zaman dahulu yang digunakan untuk mengangkut barang atau material yang sudah ada sejak Pangeran Cakrabuana. Pada masa Pangeran Cakrabuana Pedati Gede digunakan untuk mengangkut material sebagai bahan bangunan untuk membangun keraton dan tempat-tempat penting.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sejarawan Cirebon Farihin dalam wawancara dengan detikJabar mengatakan bahwa Pedati Gede memang merupakan sebuah kereta angkut barang yang sering digunakan untuk membangun keraton dan masjid Sang Cipta Rasa.

Farihin juga menambahkan bahwa pada masa itu ada tiga pelabuhan yang dikenal sebagai tempat berlabuhnya kapal pertama Pelabuhan Tanjung Priok yang ada di Jakarta, kedua Pelabuhan Tanjung Emas Cirebon dan ketiga Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.

“Karena komoditasnya terkenal bagus Cirebon dijuluki sebagai Tanjung Emas,”kata Farihin.

Selain digunakan sebagai pengangkut material bangunan, Pedati Gede juga digunakan sebagai alat pengangkut komoditas yang ada di Cirebon.

Ada banyak komoditas yang diangkut dengan teknologi Pedati Gede seperti beras, terasi, kayu manis, daging, gula dan garam semua komoditas tersebut diangkut dan dijual di Pelabuhan.

“Apalagi pada masa itu Cirebon merupakan pelabuhan yang cukup ramai sampai dijuluki dengan pelabuhan tanjung emas karena komoditas yang dihasilkan dari Cirebon itu sangat berkualitas dan bernilai tinggi,” tutur Farihin.

Untuk mengenang masa kejayaan Pelabuhan Cirebon maka dipilihlah Pedati Gede sebagai replika dari taman yang terletak di depan Gedung British American Tobacco atau BAT.

Menurut Riset pada tahun 1993 oleh Mantan Direktur Kereta-Kereta Istana dari Belanda Herman De Vost menyebutkan bahwa kereta Pedati Gede mahakarya alat transportasi dari Cirebon yang memiliki kompleksitas kecanggihannya tersendiri.

Mungkin alasan pemerintah Kota Cirebon menjadikan Pedati Gede sebagai replika dan nama taman adalah karena ingin menunjukan bahwa dulu Cirebon merupakan sebuah daerah yang memiliki geliat yang tinggi dalam bidang pembangunan.

“Jadi Pedati Gede merupakan sebuah simbol transportasi untuk bongkar muat barang yang ada di Pelabuhan,” pungkas Farihin.

Untuk kereta Pedati Gede yang asli sendiri dapat dilihat sebuah ruangan di daerah Pekalangan, Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon. Pedati Gede tersebut dikenal dengan nama Pedati Gede Pekalangan yang merupakan kepunyaan dari Pangeran Cakrabuana yang dibuat pada tahun 1371 M.

Ditulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  
Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru