Aksi Kaum Penganggur Bekasi, Ketum AOB : Rakyat Bekasi Jangan Hanya Dikasih Janji, tapi Bukti

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 7 September 2023 - 14:08 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI ~ Aksi Suara Kaum Penganggur Bekasi (SKPB) kembali memanas, selain menuntut kerja layak mereka juga mendesak agar Dani Ramdan dicopot dari jabatannya sebagai Pj. Bupati Bekasi sebab, gagasan yang menjadi kebijakannya masih jauh dari apa yang diharapkan warga Kabupaten Bekasi.

Aksi kali ini merupakan luapan ekspresi kekecewaan terhadap Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, yang dianggap belum mampu mengatasi masalah pengangguran.

Salah satu orator dalam aksi Kaum Penganggur Kabupaten Bekasi yang juga Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi (AOB-red), H. Zainal Abidin, menekankan pentingnya warga Bekasi mendapatkan pekerjaan yang layak. Hari ini, kami mengawal ribuan adik-adik penganggur ini dalam aksi unjuk rasa menuntut haknya, mengajak agar warga Bekasi yang masih menganggur membawa lamaran kerja ke Kantor Bupati yang dikatakan memiliki Satgas penanggulangan pengangguran.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menuntut hak kerja yang layak,” ucap pria yang akrab disapa Zainal Kuncir kepada awak media, Kamis (07/09/2023).

Ia menyoroti gagasan Dani Ramdan yang sudah dua kali menjadi Penjabat (PJ-red) di Kabupaten Bekasi, diantaranya Satgas Pengangguran yakni Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Pengangguran Daerah (TKP3D).

Gagasan besutan Dani itu tidak sesuai dengan taglinenya Bekasi Makin Berani, bagaimana tidak, TKP3D yang menjadi angin segar bagi warga Bekasi ternyata hanya isapan jempol belaka faktanya, pengangguran semakin bertambah meski berada di daerah yang katanya Industri terbesar se Asia Tenggara.

“Kami warga Bekasi butuh bukti nyata bukan sekedar retorika belaka yang dipamerkan di media sosial, karenanya Kami sebagai warga Bekasi meminta Mendagri dapat mengevaluasi Dani Ramdan bila perlu Copot dan ganti dengan orang yang mampu menjawab dan merealisasikan masalah yang ada di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Sementara menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi mencapai 203 ribu orang pada tahun 2022, meningkat dibandingkan dengan 197 ribu orang pada tahun 2021. Data ini hanya mencakup pengangguran terbuka, belum termasuk pengangguran lainnya.

Ditambahkannya, bukti kegagalan Dani Ramdan bukan hanya dari sisi pengangguran, begitu juga dengan Satgas Penanganan Permasalahan Lingkungan Hidup (PPLH).

Konsep kedua besutan Dani ini juga gagal, Faktanya sampai saat ini diketahui sungai Cilemahabang juga Ciherang masih saja menjadi sasaran empuk bagi para oknum perusahaan nakal yang membuang limbahnya.

Kondisi ini lanjut Ketum AOB, dapat mengganggu kelangsungan hidup sehat warga Kabupaten Bekasi juga tidak menutup kemungkinan berpengaruh bagi para petani yang areal persawahannya teraliri air limbah industri.

“Itu bukti kegagalan seorang Dani Ramdan dalam memimpin Kabupaten Bekasi.” Pungkasnya.

(CP/red)

Berita Terkait

KAJATI JABAR LANTIK ASISTEN PEMULIHAN ASET DAN ASISTEN PIDANA MILITER PADA KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT
Kapolda Sumsel Pimpin Ziarah TMP Kesatria Ksetra Siguntang, Hormati Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80
HUT YBH SSB: 5 Tahun mengabdi untuk keadilan, memperkuat Advokasi, membangun Integritas dan mengukuhkan akses hukum bagi masyarakat
254 Atlet Pelajar Ramaikan O2SN Sumsel 2026, Target Tembus 10 Besar Nasional
Perkuat Sinergi dengan Pengadilan Tinggi Palembang, Kalapas Palembang turut dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel
Komisi I DPRD Jabar Dorong Biro BUMD Selesaikan Legalisasi Aset PT Agronesia
Rutan Kelas I Palembang Ikuti FGD Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan
Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Susu Murni dan Pengembangan Sapi Perah di Cikole

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:57 WIB

Korban Baru Muncul, Dugaan Kasus Taufik Hidayat Makin Disorot: SAA Ungkap Dugaan Penyekapan hingga Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemdes Ketenong 1 Dukung Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:53 WIB

Pelarian Berakhir, Taufik Hidayat Ditangkap Polisi Usai Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Gegerkan Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Viral Dugaan Penyekapan Wanita di Cinunuk, Polisi Masih Buru Terduga Pelaku

Senin, 22 Juni 2026 - 10:51 WIB

25 Tahun Kota Cimahi: Dari Perjuangan Otonomi Menuju Kota MANTAP dengan Pembangunan yang Inklusif

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kades Ciangsana dan TP-PKK Kawal Posyandu Remaja, Cetak Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:49 WIB

Ribuan Jamaah Padati Lapangan Cibeber Sejak Pagi, Milad Sinling ke-13 dan Tabligh Akbar Muharram 1448 H Perkuat Persatuan Warga Cikahuripan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Berita Terbaru