BPBD Berikan Bantuan Sosial Untuk Korban Bencana Angin Puting Beliung

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 7 September 2023 - 07:56 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG || SATUNEWS.ID–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan sosial tidak terencanakan untuk korban bencana alam angin puting beliung di dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Kamis (7/9/2023).

Sebanyak 297 unit rumah yang dihuni para korban bencana alam angin puting menerima bantuan sosial dampak dari bencana alam angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Bojong Malaka, Desa Rancamanyar dan Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah.

Penyerahan bantuan itu secara simbolis oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Sekretaris Daerah Kab Bandung Cakra Amiyana didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama dan Kepala Desa Bojong Malaka Dedi Darmawan di Pendopo Desa Bojong Malaka.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masing-masing pemilik rumah yang terkena dampak bencana alam menerima bantuan sosial sebesar Rp 500 ribu yang disalurkan melalui rekening BPR Kerta Raharja. Sumber dana ini berasal dari anggaran belanja tidak terduga Kabupaten Bandung tahun 2023.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana mengatakan pemberian bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Bandung Dadang Supriatna terhadap para korban.
“Pak Bupati Bandung sudah peduli. Beliau sudah mengalokasikan anggaran dari bansos yang tidak terencanakan untuk memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung. Dalam proses penyalurannya, bantuan itu melalui tabungan rekening BPR Kerta Raharja,” tutur Cakra Amiyana.

Cakra Amiyana menghimbau kepada sejumlah pihak dalam penyaluran bantuan sosial ini tidak hanya mengandalkan bantuan atau anggaran dari pemerintah saja. Tetapi melalui kolaborasi pentahelix.
“Kita juga berharap kedepan dilakukan mitigasi bencana,” katanya.

Cakra Amiyana mengatakan, bantuan sosial yang diberikan kepada para korban bencana alam itu merupakan bantuan darurat yang langsung diberikan kepada para korban.
“Uangnya sebesar Rp 500 ribu langsung diberikan, untuk penanganan daruratnya. Maaf anggarannya tidak begitu besar. Tapi ketentuan seperti itu,” katanya.

Cakra Amiyana juga berharap kepada masyarakat untuk lebih siap dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam angin puting beliung tersebut. “Apalagi jika setiap tahun selalu ada kejadian bencana alam. Bagaimana upaya untuk melakukan mitigasi bencana. Disaat terjadi bencana tidak terlalu berat dampaknya,” katanya.

Cakra Amiyana pun
Berharap agar kira semua dapat mengambil hikmah dari kejadian bencana alam tersebut. Untuk itu, Sekda Kabupaten Bandung ini mendorong untuk melakukan mitigasi karena ada potensi ancaman bencana serupa.
“Inilah pentingnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, selain melakukan mitigasi. Ketika terjadi bencana, tak berat. Kita harus siap hidup berdampingan dengan bencana, sehingga tak menimbulkan dampak berat,” tutur Cakra Amiyana.

Ia pun mendorong kepada masyarakat untuk membuat desain bangunan rumah yang aman untuk dihuni disaat menghadapi ancaman angin puting beliung. “Kita harus waspada disaat atap rumah dari seng atau asbes, inilah pentingnya dilakukan sosialisasi dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan berdasarkan indeks resiko bencana Indonesia tahun 2022, bahwa Kabupaten Bandung menduduki peringkat ke-186 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan skor 145,94 dengan kelas risiko tinggi.
“Sementara berdasarkan tabel indeks resiko bencana Provinsi Jawa Barat pada tahun 2022, Kabupaten Bandung memiliki skor 145,94 dengan kelas resiko tinggi. Adapun kejadian bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kabupaten Bandung, yaitu bencana tanah longsor, banjir dan angin,” jelas Uka Suska.

“Di Kecamatan Baleendah, dampak angin puting beliung sektor yang mengalami kerusakan paling banyak yaitu sektor permukiman,” imbuhnya.

Uka Suska mengatakan, dari 297 unit rumah warga yang mengalami kerusakan itu, sebanyak 203 unit rumah di Desa Bojong Malaka, 28 unit rumah di Kelurahan Andir dan 66 unit rumah di Desa Rancamanyar yang mengalami kerusakan.

“Dalam rangka mengantisipasi serta memberikan pelayanan dasar dan kelayakan kehidupan dan penghidupan untuk masyarakat yang terkena dampak bencana alam, maka kami ajukan bantuan sosial yang tidak terencana sebagaimana yang tertuang dalam Permendagri No. 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,” tuturnya.

Uka Suska mengatakan bantuan sosial ini diberikan kepada korban yang mengalami kerusakan bangunan rumah dengan masing-masing penyintas dari Desa Bojong Malaka, Desa Rancamanyar dan Kelurahan Andir.
“Bantuan sosial ini sifatnya hanya stimulan dan semoga dapat meringankan beban para korban yang terkena musibah,” katanya.***

(DR)

 

Berita Terkait

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi
Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Meraih Berkah di Ujung Ramadhan: Junaidi Samsudin Santuni Ratusan Anak Yatim, Hangatkan Silaturahmi di Limusnunggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Selasa, 14 April 2026 - 08:57 WIB

IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 - 14:19 WIB

Kata Melly Guslaw: “Turunin ke hidup sehari-hari. Itu baru karakter bangsa.” Setuju? 

Sabtu, 11 April 2026 - 22:24 WIB

Sinergi Bina Marga dan Pentahelix, Bupati Bandung Tinjau Langsung Proyek Penanganan Banjir

Sabtu, 11 April 2026 - 15:41 WIB

Kang DS Instruksikan Bentuk Tim Pentahelix Penanggulangan Banjir Margahayu

Jumat, 10 April 2026 - 10:37 WIB

Camat Dayeuhkolot Bersama Pentahelix dan Prima Angkat Sampah Penyebab Banjir di Sukabirus

Berita Terbaru

Jawa Barat

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:27 WIB