Palembang – Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pemanfaatan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kali ini, Rutan Kelas I Palembang berhasil memanen 86 kilogram terong ungu yang dibudidayakan oleh Warga Binaan sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Panen tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaa berkelanjutan yang diberikan kepada Warga Binaan dalam mengelola lahan pertanian produktif di lingkungan Rutan.
Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan di bidang pertanian yang diharapkan dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian merupakan implementasi nyata dari pembinaan yang produktif dan berorientasi pada pemberdayaan.
Hasil panen ini tidak hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan produk berkualitas melalui proses pembinaan yang terarah.
Program ketahanan pangan di Rutan Kelas I Palembang akan terus dikembangkan melalui berbagai komoditas pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus memperkuat fungsi pemasyarakatan dalam menciptakan Warga Binaan yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan semangat IMIPAS Prima, Rutan Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.(Hari)


























