Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dayeuhkolot ( Satunews.id ) — Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot hingga Rabu (15/4/2026) masih meluas dan berdampak pada hampir seluruh kawasan. Berdasarkan pantauan Tim Pentahelix serta laporan dari lapangan, hanya wilayah Desa Sukapura yang terpantau dalam kondisi aman.

Banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Citarum yang menyebabkan aliran dari sejumlah sungai dan saluran tidak dapat mengalir secara normal. Sungai Citepus, Sungai Cikapundung, Sungai Cigede, serta saluran Irigasi Cipalasari mengalami penahanan aliran karena tingginya debit air Sungai Citarum, sehingga mengakibatkan luapan air ke permukiman warga.

Kondisi ini diperparah dengan intensitas hujan tinggi yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir, sehingga volume air semakin meningkat dan memperluas genangan di berbagai titik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada terganggunya arus lalu lintas. Sejumlah akses jalan di wilayah Dayeuhkolot dan sekitarnya mengalami hambatan, bahkan di beberapa titik hanya dapat dilalui kendaraan roda empat.

Ketua Tim Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan dampak langsung dari tingginya debit Sungai Citarum yang menahan aliran sungai-sungai lainnya.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Hampir seluruh wilayah Dayeuhkolot masih terdampak banjir, kecuali Desa Sukapura yang relatif aman. Ini terjadi karena Sungai Citarum meluap sehingga aliran dari Sungai Citepus, Cikapundung, Cigede hingga Irigasi Cipalasari tertahan dan akhirnya meluap ke permukiman. Ditambah curah hujan yang tinggi setiap hari, kondisi ini membuat genangan semakin meluas,” ujar Tri saat memantau di lokasi Citereup

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat langkah penanganan.

“Kami bersama seluruh unsur Pentahelix terus berkoordinasi dan bergerak di lapangan untuk mencari solusi terbaik, agar dampak banjir ini bisa segera ditangani dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal,” tambahnya.

Tim Pentahelix mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air serta mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. (**)

Berita Terkait

Dijuluki Republik PKB, Kabupaten Bandung Jadi Role Model Kepemimpinan Partai
Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru