Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dayeuhkolot ( Satunews.id ) — Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot hingga Rabu (15/4/2026) masih meluas dan berdampak pada hampir seluruh kawasan. Berdasarkan pantauan Tim Pentahelix serta laporan dari lapangan, hanya wilayah Desa Sukapura yang terpantau dalam kondisi aman.

Banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Citarum yang menyebabkan aliran dari sejumlah sungai dan saluran tidak dapat mengalir secara normal. Sungai Citepus, Sungai Cikapundung, Sungai Cigede, serta saluran Irigasi Cipalasari mengalami penahanan aliran karena tingginya debit air Sungai Citarum, sehingga mengakibatkan luapan air ke permukiman warga.

Kondisi ini diperparah dengan intensitas hujan tinggi yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir, sehingga volume air semakin meningkat dan memperluas genangan di berbagai titik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada terganggunya arus lalu lintas. Sejumlah akses jalan di wilayah Dayeuhkolot dan sekitarnya mengalami hambatan, bahkan di beberapa titik hanya dapat dilalui kendaraan roda empat.

Ketua Tim Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan dampak langsung dari tingginya debit Sungai Citarum yang menahan aliran sungai-sungai lainnya.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Hampir seluruh wilayah Dayeuhkolot masih terdampak banjir, kecuali Desa Sukapura yang relatif aman. Ini terjadi karena Sungai Citarum meluap sehingga aliran dari Sungai Citepus, Cikapundung, Cigede hingga Irigasi Cipalasari tertahan dan akhirnya meluap ke permukiman. Ditambah curah hujan yang tinggi setiap hari, kondisi ini membuat genangan semakin meluas,” ujar Tri saat memantau di lokasi Citereup

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat langkah penanganan.

“Kami bersama seluruh unsur Pentahelix terus berkoordinasi dan bergerak di lapangan untuk mencari solusi terbaik, agar dampak banjir ini bisa segera ditangani dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal,” tambahnya.

Tim Pentahelix mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air serta mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. (**)

Berita Terkait

Kades Cangkul dan Pentahelix Dayeuhkolot Tinjau Langsung Usulan Penanganan Infrastruktur Warga
Saluran Irigasi Cipalasari Dayeuhkolot yang Puluhan Tahun Dipenuhi Sedimen Akhirnya Dinormalisasi
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Bandung Gelar Razia Gabungan di beberapa Titik
KDS Dorong KONI Kabupaten Bandung Lebih Selektif dan Fair dalam Pembiayaan Cabor di Porprov Jabar
131 KPM Ikuti Bimbingan Sosial KUBE 2026, Dinsos Kabupaten Bandung Dorong Kemandirian Ekonomi
Kurangi Sampah dan Limbah Makanan, Ketua DPRD Renie Rahayu Tekankan Perubahan Kebiasaan
Desa Tarumajaya Raih Penghargaan Desa Terbaik 3 Tingkat Nasional dalam Paritrana Award 2025

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:26 WIB

Diberitakan terkait Penipuan Motor Tukang Sayur : Oknum Ketua Lembaga Pers Di Tanggamus Tantang Wartawan Duel Hidup Mati

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:29 WIB

DPRD Jawa Barat dan KPID Bahas Ketahanan Informasi Di Tengah Dominasi Media Sosial

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:50 WIB

DPC GRIB JAYA DESAK BPK DAN INSPEKTORAT AUDIT MENYELURUH ANGGARAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU 2025: DUGAAN PENYIMPANGAN DAN PEMBOROSAN MAKIN NYATA

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WIB

TERBONGKAR! Gunakan Bukti Lembaga Antinarkotika, Budi Hartono Tipu Pedagang Sayur di Tanggamus

Senin, 11 Mei 2026 - 11:22 WIB

Klarifikasi Ketua Panitia Pengisian BPD Karangbahagia Soal Dugaan Pungli ke Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 09:58 WIB

DPC AJP Lampung Barat Somasi Balik Kantor Hukum GEBOK-NN: “Dana BOS Itu Uang Rakyat, Bukan Privat!”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:41 WIB

Seorang Warga Desa Hegarmanah Cikarang Timur Lapor Polisi Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:39 WIB

Bertengkar Itu Jelek

Berita Terbaru