Bukan Sekadar Seremoni, Anugerah Gapura Pancawaluya Jadi Motor Transformasi Karakter di Jabar

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:57 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Kota Bandung – Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan bahwa penyelenggaraan Anugerah Gapura Pancawaluya Tahun 2025 merupakan instrumen kebijakan strategis untuk mengakselerasi transformasi pendidikan karakter secara masif.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen mewujudkan generasi Jawa Barat yang unggul.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto, menyampaikan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk apresiasi produktif bagi satuan pendidikan yang berhasil mengimplementasikan nilai-nilai karakter dasar di lingkungan sekolah.

“Anugerah Gapura Pancawaluya adalah instrumen untuk mendorong budaya sekolah dan pembinaan karakter peserta didik. Penghargaan yang diberikan berfungsi sebagai insentif bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu lingkungan belajar mereka,” ujar Purwanto di Kota Bandung, Kamis (1/1/2026).

Purwanto menjelaskan bahwa keterlibatan jenjang pendidikan dasar sangat krusial untuk menjaga kesinambungan nilai. Meski secara manajerial SD dan SMP berada di bawah wewenang Kabupaten/Kota, Pemdaprov Jabar memiliki fungsi pembinaan dan orkestrasi nilai strategis.

Hal ini selaras dengan Surat Edaran Nomor: 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya.

Selain itu, nilai-nilai _Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer_ telah dipayungi oleh Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

“Kami ingin memastikan nilai karakter tidak terputus secara struktural. Provinsi menjalankan fungsi sinkronisasi agar penguatan karakter ini mengakar sejak jenjang dasar hingga menengah, baik di bawah naungan Disdik maupun Kemenag,” tambahnya.

Terkait opini mengenai proses yang instan, Disdik Jabar meluruskan bahwa tahapan Anugerah Gapura Pancawaluya 2025 telah berjalan secara sistematis dan terukur sejak pertengahan tahun 2025, meliputi:

– Agustus – September 2025: Sosialisasi masif secara tatap muka dan virtual ke seluruh Kabupaten/Kota.

– Agustus – Oktober 2025: Proses pendaftaran dan verifikasi administrasi.

– November 2025: Penilaian Tahap 1 (dokumen dan praktik awal).

– Desember 2025: Penilaian Tahap 2 dan 3 (pendalaman praktik baik) hingga penganugerahan pada 30 Desember 2025.

“Yang kami nilai bukan hasil instan saat acara berlangsung, melainkan praktik baik _(best practice)_ pendidikan karakter yang sudah konsisten dijalankan oleh satuan pendidikan di lapangan,” tegas Purwanto.

*Apresiasi Atas Pengawasan DPRD*

Pemdaprov Jabar mengapresiasi kritik dan pengawasan yang disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Disdik Jabar memandang hal tersebut sebagai mekanisme evaluasi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik.

“Kami memiliki visi filosofis yang sama dengan DPRD mengenai pentingnya nilai Pancawaluya. Kami sangat terbuka untuk dialog lanjutan guna memastikan program ini semakin tepat sasaran, transparan, dan berdampak luas bagi dunia pendidikan di Jawa Barat,” tutupnya.

(drj)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru