Bantuan Relokasi Rp10 Juta per KK untuk Warga Terdampak Rob di Eretan Wetan, Telah disiapkan Gubernur Jawa Barat

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:45 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Satunews.id – Upaya penanganan banjir rob yang selama puluhan tahun melanda Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, mulai menunjukkan titik terang. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyiapkan bantuan dana relokasi sebesar Rp10 juta per kepala keluarga (KK) bagi warga yang selama ini bermukim di bantaran Sungai Eretan.

Kebijakan relokasi tersebut menjadi bagian dari rencana besar normalisasi Sungai Eretan dan pembangunan tanggul sebagai solusi jangka panjang pengendalian banjir rob. Saat ini, kondisi di Eretan Wetan dinilai semakin mengkhawatirkan karena genangan air tidak hanya berasal dari limpasan laut, tetapi juga dari sungai yang tak lagi mampu menampung debit air.

“Ini sungai sebentar lagi akan dinormalisasi oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Nah, sekarang warganya dikasih uang untuk pindah dulu, nilainya Rp10 juta,” ujar Dedi Mulyadi saat meninjau lokasi di Kantor Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi, pembangunan tanggul dan tembok laut tidak dapat dilaksanakan selama bantaran sungai masih ditempati warga. Oleh karena itu, relokasi sementara menjadi langkah krusial agar proyek pengendalian banjir rob dapat berjalan tanpa hambatan.

“Untuk membangun tanggul, sungainya harus bersih. Maka warganya memang harus direlokasi lebih dulu,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 207 KK akan menerima bantuan relokasi masing-masing Rp10 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan sewa rumah atau tempat tinggal sementara selama proses pembongkaran bangunan di bantaran sungai serta pelaksanaan pembangunan normalisasi dan tanggul.

Selain solusi jangka pendek, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan rencana jangka panjang. Gubernur Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu segera menyiapkan lahan untuk pembangunan kampung nelayan sebagai hunian permanen pengganti warga terdampak.

“Biar sungainya mengalir, rakyatnya tidak hidup dalam kekhawatiran. Itu menyedihkan. Nanti kita bangun kampung nelayan yang bersih,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga mengingatkan agar bantuan relokasi digunakan sesuai peruntukannya. Ia menegaskan dana tersebut bukan untuk kebutuhan konsumtif, melainkan untuk mendukung proses pindah dan persiapan tempat tinggal yang lebih aman.

“Kalau sekarang tinggal di rumah anak atau saudara yang penting tidak kebanjiran, uang Rp10 juta itu berarti nasibnya bagus, bisa dipakai untuk persiapan membangun rumah,” pungkasnya.

(Masno)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru