Program Lintas Sektor, Pemkab Sumenep Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:20 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Satunews.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat angka kemiskinan tertinggi di Jawa Timur sepanjang 2025 terus mengalami penurunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep yang menunjukkan jumlah warga miskin turun menjadi 17,02 persen atau sekitar 188,48 ribu jiwa, dari tahun sebelumnya yang tercatat 17,78 persen atau 196,42 ribu jiwa. Rabu, 29/10/2025.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan capaian itu hasil kerja sistematis berbagai pihak, dari desa hingga lembaga teknis kabupaten.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Setiap program diarahkan agar masyarakat mandiri secara ekonomi,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa strategi pengentasan kemiskinan Sumenep berpijak pada tiga pilar nasional: mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan, dan menghapus kantong kemiskinan di pedesaan.

“Penurunan 0,76 persen itu menandakan program lintas sektor Pemkab Sumenep sangat efektif dalam menekan angka kemiskinan,” jelasnya.

Bahkan menurutnya, Pemkab kini fokus menciptakan kemandirian ekonomi warga melalui optimalisasi Dana Desa (DD) dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Sebagian alokasi dana desa kami arahkan untuk ketahanan pangan dan pengembangan usaha produktif. Ini penting agar warga memiliki pendapatan berkelanjutan,” tuturnya.

Selain ekonomi desa, sambung mantan Kadis Pertanian itu, Pemkab Sumenep juga menggencarkan program padat karya infrastruktur untuk menyerap tenaga kerja lokal.

“Beragam pelatihan keterampilan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, hingga job fair digelar untuk memperluas akses kerja masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah berharap strategi terpadu itu tak hanya menekan angka kemiskinan secara statistik, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(rul)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terbaru