Proyek Betonisasi di Cikeas Udik Diduga Asal Jadi: Dana Rp135 Juta Terancam Mubazir, Warga Kecewa

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 23:16 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – 28 Oktober 2025 | Alih-alih membawa manfaat bagi masyarakat, proyek betonisasi jalan di Jl. Damanhuri, Kampung Tlajung RW 009, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor justru menuai sorotan tajam. Proyek senilai Rp135.384.000 yang bersumber dari Bantuan Keuangan (BanKeu) APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025 ini diduga dikerjakan asal jadi dan minim pengawasan.

Hasil pantauan tim investigasi Satunews.id di lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan. Permukaan jalan terlihat tidak rata, adukan beton tampak kasar dan tidak seragam, serta ditemukan beberapa titik retakan dini meski proyek baru saja selesai dikerjakan. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa kualitas material dan teknik pengerjaan tidak memenuhi standar teknis sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan volume pekerjaan 231 meter x 3 meter x 0,10 meter (70 m³), proyek ini seharusnya menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses jalan warga. Namun kenyataannya, justru memunculkan kekecewaan mendalam.

“Kalau dilihat dari hasilnya, seperti dikerjakan asal-asalan. Baru beberapa hari selesai, pinggirannya sudah mulai rusak,” ujar salah satu warga setempat kepada awak media Satunews.id, Selasa (28/10).

Lebih ironis lagi, warga mengaku tidak pernah dilibatkan atau mendapat informasi jelas mengenai siapa pelaksana proyek, jadwal pengerjaan, maupun pengawasan teknis dari pihak terkait. Transparansi yang minim ini menambah kuat dugaan adanya kelalaian dalam pengelolaan proyek publik tersebut.

Sejumlah sumber di lapangan menduga bahwa lemahnya perencanaan teknis, kontrol mutu, dan pengawasan dari instansi berwenang menjadi faktor utama buruknya hasil pekerjaan. Padahal, nilai proyek ratusan juta rupiah itu bersumber dari uang rakyat yang semestinya digunakan secara transparan dan akuntabel.

“Dengan dana sebesar itu, hasilnya seharusnya bisa jauh lebih baik. Kalau seperti ini, masyarakat jelas merasa dirugikan,” tambah warga lain.

Kondisi ini mencerminkan lemahnya kontrol kualitas terhadap proyek-proyek infrastruktur tingkat desa yang menggunakan dana publik. Bila tidak segera dievaluasi, proyek semacam ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Publik kini menantikan langkah tegas dari Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya dinas teknis dan inspektorat, untuk meninjau ulang dan mengaudit pelaksanaan proyek betonisasi di Cikeas Udik. Evaluasi menyeluruh diperlukan agar jelas apakah terjadi kelalaian dalam perencanaan dan pengawasan, atau bahkan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Karena sejatinya, setiap rupiah uang rakyat harus kembali untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk proyek yang dikerjakan asal jadi.

(Red)

Berita Terkait

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa
Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif
Binwil 2026 Perkuat Kapasitas Kader, TP-PKK Desa Tangkil Siap Wujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera
Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana
1 Muharram*
Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:54 WIB

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif

Senin, 15 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:30 WIB

1 Muharram*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:05 WIB

Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Bandung dan Forkopimda Intensifkan Patroli Gabungan, Pastikan Kota Aman dan Kondusif Selama Libur Sekolah

Berita Terbaru