Tampil Memukau di MEC 2025, Karang Taruna Bhakti Madaya Raih Juara Harapan III Kategori Umum

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 09:23 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Puji syukur disampaikan Pemerintah Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, bersama karang taruna “Bhakti Madaya” yang telah menjadi salah satu peserta terbaik di festival Madura Ethnic Carnival (MEC) yang digelar pada 20 September 2025 Sabtu malam.

Karang taruna Bhakti Madaya tampil dengan performa terbaiknya dan lolos sebagai juara harapan III kategori umum.

Dengan mengusung tema ‘Topeng’ acara berlangsung penuh khidmat dan meriah yang menyedot ribuan pengunjung dari berbagai pelosok daerah. Turut hadir dalam acara MEC 2025 Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karang taruna Bhakti Madaya, asuhan Kepala Desa Manding Daya menjadi salah satu komunitas seni yang ikut menyemarakkan event spektakuler MEC tahun 2025 yang digelar Pemkab Sumenep bersama rekan-rekan jurnalis.

“Kami sangat mengapresiasi atas terselenggaranya MEC 2025 yang digelar Pemkab Sumenep, bersama rekan-rekan jurnalis. Ini merupakan salah satu agenda terbesar dalam kalender event Sumenep dengan melibatkan kelompok kesenian lokal,” ungkap Kades Manding Daya Achmad Daini.

Ia menambahkan bahwa festival budaya tahunan ini kembali hadir dan membuka ruang kolaborasi bagi kelompok kesenian lokal dengan menampilkan berbagai parade kostum.

“Event ini bukan sekadar menampilkan kostum, melainkan ruang kolaborasi bagi pemuda karang taruna,” tambahnya.

Selain itu, kami pemerintah desa juga berharap, kegiatan seperti ini memiliki ruang kolaborasi dan memiliki daya tarik bagi pegiat seni dalam menciptakan budaya Madura di tingkat nasional.

“Keterlibatan berbagai komunitas seni ini akan membuat event lebih hidup dan meriah. Sinergi ini penting agar MEC tidak hanya menjadi tontonan, tapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi kreatif,” ujarnya.

“Alhamdulillah kami bersyukur atas pencapaian yang telah diraih. Semoga di tahun berikutnya karang taruna Bhakti Madaya tampil lebih maksimal dengan menampilkan performa yang terbaik dan menjadi juara,” pungkasnya.

(rul)

Berita Terkait

“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:46 WIB

Camat Margahayu Pimpin Langsung Penertiban Bangunan Liar di Aliran Sungai

Selasa, 21 April 2026 - 12:32 WIB

Jembatan Gantung Parunghalang–Sangkuriang Ditutup, BBWS Citarum Lakukan Perbaikan

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

KDS dan KDM Sepakat Atasi Banjir dan Sampah di Bandung Raya Bersama

Minggu, 19 April 2026 - 23:41 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Berita Terbaru