Tangis Haru Iringi Pelepasan Siswa Kelas VI MI AL-Muawanah 

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:13 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – Suasana haru menyelimuti halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Mu’awanah, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, saat para siswa dan siswi kelas VI resmi dilepas dalam sebuah acara penuh makna pada Sabtu (21/6). Sebanyak 44 siswa-siswi yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun, kini harus melepas seragam putih merah yang telah menjadi bagian dari perjalanan masa kecil mereka.

‎Acara yang digelar secara sederhana namun penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh para orang tua murid, dewan guru, komite sekolah, serta tokoh masyarakat. Kepala Sekolah MI Al-Mu’awanah, Hj. Mutiatul Wardah, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru yang mendalam atas capaian anak-anak didiknya.

‎ “Enam tahun bukan waktu yang singkat. Kami telah menjadi bagian dari pertumbuhan mereka – dari yang dulu datang dengan langkah kecil dan mata polos, kini mereka tumbuh menjadi anak-anak yang siap menatap dunia baru,” ujar beliau dengan suara bergetar menahan tangis.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tangis pecah saat satu per satu siswa maju ke depan untuk menerima kenang-kenangan dan surat pelepasan. Beberapa di antara mereka tak mampu menyembunyikan air mata, begitu pula para orang tua dan guru yang telah mendampingi tumbuh kembang mereka selama ini.

‎Moh. Sobar, S.Pd.I, Wali Kelas VI, turut menyampaikan kesan mendalamnya terhadap angkatan tahun ini. Dalam pidatonya, ia menyebutkan bahwa angkatan ini bukan hanya dikenal karena prestasinya, tetapi juga karena kekompakan dan sikap hormat mereka kepada guru.

‎”Mereka adalah anak-anak yang luar biasa. Tak sedikit dari mereka yang datang dari keluarga sederhana, tapi semangat belajarnya tak pernah surut. Mereka mengajarkan saya arti ketulusan dan perjuangan,” ujar beliau, tak kuasa menahan air mata.

‎Salah satu siswi Syabilla Azzahra dengan mata merah karena menahan tangis, sempat menyampaikan harapan kecilnya

‎”Saya takut tidak bisa menemukan guru sebaik di sini nanti. Saya sedih harus berpisah, tapi saya akan terus belajar supaya bisa membanggakan orang tua dan bapak ibu guru.”

‎Sementara itu, Aminah , orang tua dari salah satu siswa, turut memberikan kesaksian menyentuh

‎ “Saya titipkan anak saya di sini bukan hanya untuk pintar, tapi juga untuk punya akhlak. Dan alhamdulillah, MI Al-Mu’awanah memberikan itu semua. Hari ini saya menangis bukan hanya karena bangga, tapi karena terharu, anak saya benar-benar dibimbing dengan hati.”

‎Puncak haru terjadi ketika seluruh siswa-siswi mencium tangan para guru, sebagai simbol pamit dan penghormatan. Di latar belakang, lagu “Hymne Guru” mengalun pelan, mengiringi peluk haru dan air mata yang mengalir tanpa bisa dibendung. Beberapa guru bahkan terlihat menahan isak sambil memeluk murid-murid mereka untuk terakhir kalinya sebagai siswa MI.

‎Kini, langkah mereka akan berlanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun kenangan di MI Al-Mu’awanah — tentang tawa di ruang kelas, doa pagi sebelum pelajaran dimulai, hingga teguran lembut dari guru — akan terus membekas di hati.

‎Selamat jalan, anak-anak kami.

‎Teruslah melangkah, bawa ilmu dan adab yang telah kalian pelajari. Jangan pernah lupakan tempat kalian tumbuh. Dan jika suatu hari kalian kembali, kami akan tetap di sini — menyambut dengan pelukan hangat, seperti dulu.
(Aminah )

Berita Terkait

Halal Bihalal dan Musker NU Bojong : Merawat Jagat, Menyusun Langkah Peradaban – Konsolidasi kuat dan Pemuda di Garda Terdepan
“Data Tak Bisa Dimanipulasi!” Pemdes Ciangsana Gaspol Wujudkan Tata Kelola Presisi, Libatkan Warga & Gandeng IPB
Mahkota FC Juara 2 di Bekasi: Pernyataan Tegas Pelatih, Fokus Bukan Hanya Menang Tapi Masa Depan Pemain
Bimtek Aparatur Desa di Sentul Usai: Seremonial Tuntas, Ujian Nyata Dimulai
Sakral dan Penuh Khidmat, Tasyakuran Aqiqah Cucu Kedua Ketua PJPM 
Launching Dapur MBG Bantar Jati: Gema Harapan Gizi Bangsa, Komitmen Nyata yang Tak Boleh Gagal
Amuk Warga di Cikarang Barat, Usaha Catering digeruduk, Dugaan Kasus Predator Anak Picu Kemarahan
60 Tahun Pikiran Rakyat: Jejak Pengabdian untuk Jabar, Anugerah untuk Tokoh-Tokoh Terbaik di Savoy Homann

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:13 WIB

Pelantikan DPW Perindo Jabar Jadi Momentum Konsolidasi dan Aksi Nyata untuk Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 - 22:04 WIB

Sorotan Tajam Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 : Nilai Pengadaan Barang dan Pakaian Adat Dinilai Tidak Wajar  

Kamis, 23 April 2026 - 14:29 WIB

Calon Anggota BPD Desa Jatireja, Narti Siti Fachriyati Siap Bawa Perubahan Positif

Kamis, 23 April 2026 - 10:19 WIB

Pelayanan KB Serentak Warnai HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dinas DaldukPPA Sasar Tiga Wilayah

Rabu, 22 April 2026 - 21:35 WIB

Pemdes Jayamulya Respons Protes Warga Soal Kandang Ayam, Camat Turunkan Tim Trantib

Minggu, 19 April 2026 - 23:51 WIB

Pengobatan Alat Vital Rajeg Tangerang H.Abdulazis Pusat Pembesar Kejantanan Pria

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Berita Terbaru