Komitmen Pemkab Garut Dalam Mewujudkan Kabupaten Layak Anak

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:28 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, SatuNews.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Kayak Anak (KLA) secara hybrid yang berlangsung di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/5/2025).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) demi mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan mampu melanjutkan pembangunan di masa depan.

“Kegiatan verifikasi Kabupaten Layak Anak ini sangat sesuai dengan harapan kami untuk mewujudkan Garut Maju dan Berkelanjutan. Pembangunan hari ini harus bisa dinikmati dan dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” ujar Bupati Garut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syakur menjelaskan bahwa Pemkab Garut berupaya menciptakan iklim dan ekosistem yang baik agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Kriteria KLA yang berjumlah 24 indikator akan dijadikan target pencapaian dan ukuran keberhasilan pembangunan di Kabupaten Garut.

“Saat ini kita berada di tingkat Madya, dan kita berharap bisa naik ke tingkat Nindya, hingga Paripurna. Ini membutuhkan kerja sama yang kuat dari semua pihak,” imbuhnya.

Syakur juga menilai pentingnya pencegahan kekerasan dan eksploitasi terhadap anak. Ia menekankan perlunya sosialisasi dan pedoman yang jelas, seperti larangan anak dan orang dewasa berada di ruang tertutup tanpa kehadiran orang lain.

Sementara itu, Perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI, Suhaeni, menjelaskan bahwa evaluasi KLA dilakukan untuk mengukur tanggung jawab dan kewajiban seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi anak di daerah. Ia menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama lintas sektor untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak.

“Penyelenggaraan perlindungan anak di daerah memiliki dasar hukum yang kuat, seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten Kota Layak Anak,” jelas Suhaeni.

Ia menambahkan bahwa membangun KLA merupakan kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha sebagai empat pilar pembangunan anak. KLA menjadi sistem yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, menyampaikan komitmen Pemprov Jabar dalam mendukung penyelenggaraan KLA di kabupaten/kota. Provinsi melakukan pembinaan, pendampingan, dan evaluasi.

“Telah kami laksanakan yang pertama adalah pembinaan berupa Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak dengan mengundang seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat dan juga kick off KLA beserta para bunda forum anak se-Kabupaten/Kota se-Jawa Barat,” ucapnya.

(bang nas)

penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

Program SASARSADESA Ciangsana Kian Nyata, Puluhan Calon Mahasiswa Serahkan Berkas Beasiswa ke IPWIJA untuk Wujudkan Generasi Unggul Desa
Dukung Swasembada Pangan, Satlantas Polres Bogor Turun Langsung Tanam Jagung Bersama Masyarakat
Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin
Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandung Ajukan Tiga Raperda Strategis, Fokus Atasi Sampah dan Perkuat Infrastruktur Pelayanan Publik
Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan
Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:16 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Satlantas Polres Bogor Turun Langsung Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:46 WIB

Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:42 WIB

Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:38 WIB

Pemkot Bandung Ajukan Tiga Raperda Strategis, Fokus Atasi Sampah dan Perkuat Infrastruktur Pelayanan Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:25 WIB

Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:48 WIB

Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi

Berita Terbaru