Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Laporkan Dinas Pendidikan Tasikmalaya ke KPK

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:53 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATTUNEWS.NET – JAKARTA, || Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Indonesia  kembali menyerahkan dokumen dan bukti tambahan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana korupsi serta penyalahgunaan jabatan yang terjadi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya selama periode tahun anggaran 2022 hingga 2024. Penyerahan bukti tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum AMAK Indonesia, Cecep Gufron Abdillah, yang akrab disapa Cep Gufron, pada hari Rabu, 26 Maret 2025, kemaren di depan gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

 

Cep Gufron, yang juga merupakan mahasiswa tingkat akhir di sebuah perguruan tinggi negeri ternama di Kota Bandung, menjelaskan bahwa penyerahan dokumen dan bukti tambahan ini dilakukan sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Langkah ini diambil untuk memastikan laporan AMAK Indonesia dapat segera ditindaklanjuti oleh KPK. Ia menegaskan bahwa ini adalah bagian dari upaya menindaklanjuti laporan yang telah diserahkan oleh AMAK Indonesia kepada KPK pada 17 Maret 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, AMAK Indonesia telah melaporkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya kepada KPK dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) terkait dugaan tindak pidana korupsi serta penyalahgunaan anggaran dan wewenang yang berlangsung dari tahun anggaran 2022 hingga 2024. Laporan tersebut disampaikan oleh Cep Gufron dalam sebuah konferensi pers yang diadakan setelah acara buka puasa bersama dengan tokoh-tokoh aktivis anti korupsi, yang turut dihadiri oleh perwakilan pejabat dari KPK, Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri, serta Kejati Jawa Barat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Cep Gufron juga mengungkapkan harapannya agar para pejabat dari institusi penegak hukum dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan korupsi yang saat ini tengah dijalankan oleh lembaga mahasiswa yang dipimpinnya. Ia menekankan pentingnya dukungan tersebut agar upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah dapat lebih efektif dan memberikan dampak yang nyata terhadap masyarakat.

 

Cep Gufron, yang merupakan putra asli Tasikmalaya, juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya praktik korupsi yang diduga melibatkan oknum-oknum di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Ia berharap bahwa KPK dapat segera melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan keadilan dan menghindari kerugian negara yang lebih besar akibat penyalahgunaan anggaran dan wewenang.

 

AMAK Indonesia terus berkomitmen untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik, serta berupaya agar seluruh praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat dapat ditangani dengan serius oleh pihak berwenang.

 

(R**)

 

Berita Terkait

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Total Kerugian Masih Dihitung
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
DPP Pembasmi Investasi Milyaran Rupiah untuk Aplikasi Hallo Law
Komisi I DPR RI: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran
Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:26 WIB

Renovasi SDN 026 Bojongloa Dimulai, Pemkot Pastikan Hak Pendidikan Siswa Tetap Terjaga

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WIB

Pemkot Bandung Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Abu Vulkanik, Warga Diimbau Tetap Waspada

Senin, 7 September 2026 - 15:07 WIB

471 KPM Desa Situsari Terima Bantuan Beras, Kades Dahlan: Harus Tepat Sasaran dan Benar-Benar Bermanfaat

Senin, 7 September 2026 - 14:34 WIB

WASPADA DEBU VULKANIK! Pemdes Jonggol Ingatkan Warga Lindungi Diri dan Keluarga dari Potensi Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Kertajati Disiapkan Jadi Alternatif Penerbangan

Minggu, 6 September 2026 - 21:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Disdik Wajibkan Masker di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 21:10 WIB

BPBD Bandung Latih Warga Rusunawa Cingised Hadapi Bencana Lewat Simulasi Evakuasi

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Berita Terbaru