Strategi Cerdas Herman Khaeron untuk Mudik Lebaran 2025 yang Lebih Lancar

- Redaksi

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:41 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption:
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan serangkaian strategi inovatif untuk memastikan perjalanan mudik 2025 lebih tertata dan nyaman, Rabu (19/03-2025).

Caption: Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan serangkaian strategi inovatif untuk memastikan perjalanan mudik 2025 lebih tertata dan nyaman, Rabu (19/03-2025).

Satunews.id, Jakarta – Arus mudik dan balik Lebaran kerap menjadi tantangan besar, terutama dengan lonjakan volume kendaraan di jalan tol. Menyadari hal ini, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan serangkaian strategi inovatif untuk memastikan perjalanan mudik 2025 lebih tertata dan nyaman.

Salah satu gagasan utama yang diajukannya adalah pemberian diskon tarif tol sebesar 20%, tidak hanya pada puncak arus mudik dan balik—yang diprediksi terjadi pada 28 Maret (H-3) dan 6 April (H+5)—tetapi juga di hari-hari sebelum dan sesudahnya. Langkah ini bertujuan untuk menyebar kepadatan kendaraan sehingga tidak terjadi penumpukan di hari tertentu.

“Dengan skema diskon ini, kita harapkan pemudik lebih fleksibel dalam memilih waktu perjalanan, sehingga kemacetan bisa dikurangi,” ungkap Herman, dikutip dari dpr.go.id pada Rabu (19/3).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kebijakan tarif tol, Herman menyoroti kesiapan infrastruktur jalan tol, termasuk peran Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang diprediksi lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Ia juga menyoroti pentingnya stok BBM yang mencukupi, mengingat kendaraan yang kehabisan bahan bakar sering menjadi penyebab kemacetan. Ia meminta PT Pertamina (Persero) untuk memastikan ketersediaan BBM serta menambah armada pengiriman menggunakan sepeda motor ke titik-titik rawan macet.

“Kendaraan yang mogok karena kehabisan BBM sering kali memperparah kemacetan. Ini harus menjadi perhatian serius agar perjalanan tetap lancar,” tegasnya.

Herman juga mengusulkan penambahan mobile toilet di sepanjang jalur mudik, terutama di luar rest area utama, untuk mengurangi antrean panjang yang kerap menjadi sumber ketidaknyamanan pemudik.

Di sisi pengelolaan lalu lintas, ia menyoroti penerapan sistem contraflow, yang dinilai perlu ditangani dengan lebih baik agar tidak menciptakan titik kemacetan baru di jalur keluar.

“Evaluasi harus dilakukan agar contraflow benar-benar efektif dan tidak justru memperburuk kondisi lalu lintas,” ujarnya.

Optimalisasi Exit Tol untuk Menghindari Penumpukan Kendaraan

Sebagai langkah tambahan, Herman menekankan pentingnya optimalisasi pintu keluar tol untuk mencegah antrean panjang yang bisa menghambat jalur utama. Ia meminta koordinasi yang lebih baik antara petugas di sekitar exit tol agar kendaraan dapat bergerak lebih cepat dan lancar.

Dengan berbagai strategi ini, Herman berharap mudik Lebaran 2025 akan berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien.

“Semua pihak harus bekerja sama agar para pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat dan tanpa hambatan berarti,” pungkasnya. (**)

Berita Terkait

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Total Kerugian Masih Dihitung
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
DPP Pembasmi Investasi Milyaran Rupiah untuk Aplikasi Hallo Law
Komisi I DPR RI: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran
Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:26 WIB

Renovasi SDN 026 Bojongloa Dimulai, Pemkot Pastikan Hak Pendidikan Siswa Tetap Terjaga

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WIB

Pemkot Bandung Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Abu Vulkanik, Warga Diimbau Tetap Waspada

Senin, 7 September 2026 - 15:07 WIB

471 KPM Desa Situsari Terima Bantuan Beras, Kades Dahlan: Harus Tepat Sasaran dan Benar-Benar Bermanfaat

Senin, 7 September 2026 - 14:34 WIB

WASPADA DEBU VULKANIK! Pemdes Jonggol Ingatkan Warga Lindungi Diri dan Keluarga dari Potensi Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Kertajati Disiapkan Jadi Alternatif Penerbangan

Minggu, 6 September 2026 - 21:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Disdik Wajibkan Masker di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 21:10 WIB

BPBD Bandung Latih Warga Rusunawa Cingised Hadapi Bencana Lewat Simulasi Evakuasi

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Berita Terbaru