Talkshow Kolaborasi: Ini Kata DPRD dan Dishub Soal Kemacetan di Kota Bandung

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 22:23 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Pers Diskominfo Kota Bandung
4 Februari 2025

Talkshow Kolaborasi: Ini Kata DPRD dan Dishub Soal Kemacetan di Kota Bandung

Kemacetan menjadi salah satu permasalahan pelik di Kota Bandung. Karena sering menjadi perhatian warga, Radio Sonata dan PRFM memcoba membahasnya dengan menghadirkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Komisi III DPRD Kota Bandung dalam talkshow kolaborasi, Selasa 4 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Andi Agus Setiawan menilai kemacetan di Kota Bandung terjadi karena volume kendaraan yang terus bertambah sementara kapasitas jalan yang tetap sama.

“Permasalahan utama ya tentunya tumbuh banyaknya kendaraan dari keterbatasan ruas jalan yang ada di Kota Bandung. Kendaraan dan jalan yang tidak seimbang, kapasitas jalan yang sakitu-sakitu teuing,” jelas Andi.

Andi mengimbau kepada seluruh pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat untuk sama-sama menciptakan lalu lintas yang nyaman, walaupun padat tetapi tetap bergerak.

“Ayo sama-sama menciptakan lalu lintas yang nyaman, kalau padat sih padat tapi jangan sampai dibuat macet karena ada satu atau dua orang yang tidak sabar jadi buat macet,” imbau Andi.

Sedangkan Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Iqbal Mohamad Usman mengatakan, transportasi umum yang ideal di Kota Bandung adalah Bus Rapid Transit (BRT).

BRT sudah tersedia dan beroperasi di Kota Bandung, yaitu Metro Jabar Trans. Untuk mengurai kemacetan perlu diadakan kolaborasi dengan seluruh wilayah di Bandung Raya, khususnya pada pelaksanaan BRT.

Solusi ke depannya adalah membangun jalur khusus untuk BRT yang bisa mengakses semua wilayah di Bandung Raya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menjelaskan, pihaknya melakukan upaya-upaya untuk mengurangi kemacetan, di antaranya adalah razia parkir liar, penetapan jam pulang sekolah dan kerja.

“Termasuk menempatkan personil di sejumlah titik untuk meminimalisir kemacetan,” ujarnya. (red/hms)**

 

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan MBG Meluas, Desakan Buka Nama Yayasan dan Telusuri Aliran Dana Menguat
“Cegat di Cipatat!” Aktivis Jabar Ultimatum Pemerintah: Tutup Sarimukti, Operasikan Legok Nangka Sekarang!
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemdes Ciangsana Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Peduli Iklim
Memetik Makna Peristiwa
Pengajian Bulanan Desa Ciangsana Perkuat Ukhuwah dan Bangun Harmoni Masyarakat
1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Menatap Babak Baru MBG
Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:27 WIB

Dugaan Penyimpangan MBG Meluas, Desakan Buka Nama Yayasan dan Telusuri Aliran Dana Menguat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:23 WIB

“Cegat di Cipatat!” Aktivis Jabar Ultimatum Pemerintah: Tutup Sarimukti, Operasikan Legok Nangka Sekarang!

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemdes Ciangsana Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Peduli Iklim

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:41 WIB

Memetik Makna Peristiwa

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Berita Terbaru

Artikel

Memetik Makna Peristiwa

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:41 WIB