Bupati Sukabumi, Apresiasi Pembangunan Jembatan Warungkiara di Kabupaten Sukabumi

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 14:10 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id 

Kabupaten  Sukabumi–Sukabumi H. Marwan Hamami meninjau pembangunan Jembatan Cilalay di Kecamatan Warungkiara, Selasa, 26 November 2024. Jembatan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Warungkiara ini, ditargetkan rampung pada Desember 2024.

Jembatan yang baru ini, berkapasitas sekitar 8 ton. Sehingga mampu menahan beban yang lebih berat dari jembatan lama.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapasitasnya 2 kali lipat dari jembatan yang disamping (lama). Sehingga lebih memungkinkan membawa hasil bumi yang lebih banyak,” ujarnya H. Marwan Hamami.

Atas hal tersebut, H. Marwan optimis jembatan yang baru ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat. Termasuk memudahkan akses lalulintas warga.

“Lewat pembangunan jembatan yang ini, aktifitas ekonomi masyarakat bisa lebih baik,” ucapnya.

Terkait pembangunannya sendiri, menurutnya akan selesai di pertengahan Desember2024. Hal itu sesuai dengan kontrak yang ditentukan.

“Sekarang sudah selesai sekitar 90 persen. Insya Allah sebentar lagi selesai,” ungkapnya.

Berkaitan jembatan yang lama, menurutnya masih bisa difungsikan masyarakat. Bahkan bisa dijadikan tempat wisata atau ikon warga sekitar.

“Pakai lampu, jembatan sebelah (lama) bisa dimanfaatkan untuk rekreasi,” bebernya.

Sementara itu, Warga Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Iyus, tak sabar menanti jembatan baru rampung. Hal itu demi mempercepat aktivitasnya.

“Selama ini, kalau mau lewat jembatan ini harus bergantian. Semoga dengan jembatan baru tak perlu bergantian lagi,” harapnya.

Bahkan menurutnya, jembatan yang baru ini bisa dilintasi kendaraan roda empat dengan beban yang lebih besar. Sehingga, lebih efisien dalam membawa hasil pertanian ataupun yang lain.

“Kalau pakai mobil, barang yang dibawa selama ini sangat sedikit. Semoga saja jembatan yang baru bisa lebib banyak bawaannya,” pinta.

(Wanlis/Fkwsb)**

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru