Aset iShares ETF Ethereum Sentuh $1 Miliar, Apa Artinya bagi Investor?

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 14:28 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iShares Ethereum ETF telah mencapai aset sebesar $1 miliar hanya dalam dua bulan. Apa dampaknya bagi investor kripto dan tradisional? Simak ulasannya di sini.

iShares Ethereum ETF baru-baru ini melampaui nilai aset Rp15 triliun ($1 miliar) dalam waktu dua bulan sejak diluncurkan. Pencapaian ini menempatkannya di jajaran produk ETF Ethereum paling sukses di Amerika Serikat, mencerminkan tingginya minat investor institusional dan tradisional pada aset kripto.

Pertumbuhan Pesat dan Minat Investor

iShares Ethereum ETF kini menjadi salah satu dari 20% produk ETF terbaik dari lebih dari 3.700 produk serupa di AS. Pertumbuhan pesat ini menunjukkan bahwa banyak investor tradisional dan institusional melihat produk ETF sebagai pintu gerbang untuk memasuki pasar kripto, terutama Ethereum. Nate Geraci, Presiden The ETF Store, menyatakan bahwa iShares Ethereum ETF memulai debutnya dengan sangat baik, membuka peluang besar bagi para investor yang ingin terlibat dalam dunia aset digital melalui instrumen yang teregulasi.

Selain itu, persetujuan ETF berbasis spot oleh Securities and Exchange Commission (SEC) AS memainkan peran penting dalam menarik minat investor besar ke pasar kripto. Dengan regulasi yang lebih jelas dan produk yang lebih terstruktur, ETF Ethereum seperti iShares menjadi lebih aman dan mudah diakses oleh berbagai kalangan investor.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penundaan Keputusan SEC tentang Perdagangan Opsi

Meski demikian, optimisme ini sedikit terkendala oleh penundaan keputusan SEC terkait perdagangan opsi pada produk ETF Ethereum. SEC menyatakan bahwa mereka memerlukan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan perubahan yang diajukan oleh Nasdaq ISE terkait perdagangan opsi di iShares Ethereum ETF. Keputusan serupa juga ditunda untuk beberapa produk lain, seperti Bitwise Ethereum ETF dan Grayscale Ethereum Trust.

Penundaan ini menimbulkan ketidakpastian mengenai kapan investor dapat mulai memperdagangkan opsi pada produk ETF berbasis Ethereum, yang dianggap sebagai langkah penting untuk memperdalam pasar derivatif Ethereum.

Meskipun ada penundaan regulasi, prospek pasar Ethereum ETF tetap menjanjikan. Dengan pertumbuhan aset yang pesat dan minat yang terus meningkat, produk seperti iShares Ethereum ETF diprediksi akan terus menarik perhatian investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka. Seiring pulihnya pasar kripto, ETF Ethereum kemungkinan akan menjadi instrumen investasi yang penting bagi investor kripto dan tradisional.

Dengan perkembangan regulasi yang semakin baik, ETF berbasis Ethereum menawarkan peluang investasi yang lebih aman dan teregulasi, memberikan jalan bagi lebih banyak investor untuk masuk ke dunia kripto.

Tentang Palapa

Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.

Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini.

PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MAREMA Batch 7 Hadir di Lengkong, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas Lewat Digital Marketing
Dari Semarang ke Bandung: Warisan Kuliner Kepala Manyung Bu Fat Sejak 1969 Kini Bisa Dinikmati
BSI Support Beauty Your Fest 2026, Puluhan Brand Beauty Lokal Tampil di Summarecon Mall Bandung
Pameran IFBEX 2026 Sukses, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
AstraPay Resmi Diluncurkan: Solusi Pembayaran Digital yang Mudah dan Aman
Membuka Era Baru Transaksi Digital dengan AstraPay: Pengalaman Unik Mendukung Berkelanjutan dan Cashless Society
*Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan dengan AstraPay dan Generasi Digital*
Permudah Aksesibilitas Perekonomian Pasar Lemah Abang, Pemkab Bekasi Wacanakan Bangun Putaran U-Trun

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:35 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:27 WIB

Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:15 WIB

Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kedai Imah Seuri, Dari Sajian Kuliner Hadirkan Ruang Harapan dan Kemandirian Anak Yatim di Kota Bandung

Berita Terbaru

DAERAH

Penilaian Subjektif Dan Objektif

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:45 WIB