Bapenda Kab Bandung Perkenalkan Inovasi “ASIKNYA BEDAS” untuk Peningkatan Pendapatan Daerah

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2024 - 08:38 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id // Kab Bandung — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung akan memperkenalkan kepada para kader pendapatan tentang Inovasi ASIKNYA BEDAS (Aplikasi Sistem Insentif dan Kehadiran Yang Berbasis Hasil dan Kinerja Non ASN) dalam rangka peningkatan optimalisasi pendapatan daerah. Rabu, 28 Agustus 2024.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, H. Akhmad Djohara, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama inovasi ini adalah capaian target pajak daerah. Beliau menjelaskan bahwa upaya akan dilakukan dengan menggarap kemampuan dari sisi SDM, terutama bagi para pengelola atau kader pendapatan daerah di lapangan seperti kepala dusun, kolektor, dan kader pendapatan lainnya.

“Dalam kegiatan peningkatan kapasitas para kader pendapatan daerah, kita juga akan memperkenalkan inovasi yang berhubungan dengan peningkatan optimalisasi pendapatan daerah. Salah satunya adalah ASIKNYA BEDAS. Kami berfokus pada capaian target tahun 2024/2025 dan seterusnya akan melakukan berbagai upaya untuk pencapaiannya,” kata Akhmad Djohara di Kantor Bapenda.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan aplikasi ini di fokuskan untuk non ASN yakni menggandeng mitra pendapatan yaitu kader, kadus dan kolektor. Dengan pengenalan inovasi seperti ASIKNYA BEDAS, diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil dan kinerja non-ASN di bidang pendapatan daerah.

“Semoga kolaborasi antara para kader pendapatan dan implementasi inovasi ini dapat memberikan hasil positif bagi peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Bandung ke depan,” katanya

Selain memperhatikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana, Bapenda Kabupaten Bandung juga menekankan pentingnya mencapai target pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Bahwa fokus utama saat ini adalah mengejar capaian target terutama pada PBB-P2, BPHTB, dan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Dengan inovasi Asiknya Bedas, mereka berharap dapat memberikan terobosan untuk meningkatkan pencapaian target PBB-P2, yang jatuh tempo pada bulan September,”

Dibuatnya aplikasi “Asiknya Bedas” bertujuan untuk menyusun database wajib pajak dengan lebih baik, termasuk data wajib pajak (WP) serta lokasi mereka. Dengan melibatkan narasumber dari Kanwil pajak, diharapkan implementasi aplikasi ini mirip dengan sistem kurir seperti Gojek.

“Pengembangan aplikasi ini di fokuskan untuk non ASN yaitu menggandeng mitra pendapatan yakni kader, kadus dan kolektor sebagai mitra dalam optimalisasi pajak daerah. Kami harap aplikasi ini dapat meningkatkan pendapatan pajak daerah sehingga pembangunan di Kabupaten Bandung dapat maksimal,” terangnya

Akhmad Djohara juga mengimbau kepada wajib pajak agar membayar pajak tepat waktu, terutama menjelang tanggal jatuh tempo PBB-P2 ” Karena hal tersebut sangat krusial bagi keberlangsungan pembangunan pemerintahan di wilayah Kabupaten Bandung,” tukas Kepala Bapenda H. Akhmad Djohara menutup wawancara.

( Asp)

Berita Terkait

Peringati Harlah Pancasila, Kadis Sigit Ajak Gen Z Bandung Bikin Dampak Sosial & Ekonomi
Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:27 WIB

Dugaan Penyimpangan MBG Meluas, Desakan Buka Nama Yayasan dan Telusuri Aliran Dana Menguat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:23 WIB

“Cegat di Cipatat!” Aktivis Jabar Ultimatum Pemerintah: Tutup Sarimukti, Operasikan Legok Nangka Sekarang!

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemdes Ciangsana Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Peduli Iklim

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:41 WIB

Memetik Makna Peristiwa

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Berita Terbaru

Artikel

Memetik Makna Peristiwa

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:41 WIB