Pj Bupati Tantang Disdik Optimalkan Layanan Dasar Sektor Pendidikan

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:03 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Sunedang// Penjabat (Pj) Bupati Sumedang Yudia Ramli memberikan tantangan kepada jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang agar lebih mengoptimalkan pelayanan dasar sektor pendidikan.

Hal tersebut mengemuka saat Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli melaksanakan monitoring dan silaturahmi dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (14/4/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dinas Pendidikan memiliki peran signifikan dan sentral, salah satunya urusan wajib, termasuk pelayanan dasar pendidikan. Pendidikan adalah kewajiban apalagi kita berupaya membangun Sumedang Sehati,” ujarnya.

Pj. Bupati Yudia mengatakan,
kemiskinan memiliki kaitan erat dengan rendahnya pendidikan.

“Miskin karena tidak sekolah. Karena tidak sekolah, maka tidak punya keahlian. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan harus memastikan agar anak-anak kita mendapatkan hak sekolah,” ujarnya.

Yudia juga meminta Disdik memperhatikan kesejahteraan guru PAUD sehingga menurutnya insentif yang diterima guru PAUD harus ditingkatkan agar tidak masuk kategori miskin ekstrem.

“Guru PAUD berperan penting dalam pembentukan _golden age_ anak anak. Saat ini guru PAUD mendapatkan gaji Rp. 280 ribu perbulan. Saya berikan tantangan agar supaya guru PAUD tidak seperti kemiskinan ekstrem,” tuturnya.

Tantangan lainnya ialah Yudia meminta kepada Diskdik membuat karya lagu Mars Sumedang untuk dilombakan. Kemudian dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ia minta kepada jajaran Disdik agar dianggarkan penghargaan untuk para guru-guru berprestasi khususnya di daerah daerah terpencil.

“Guru-guru berjasa, pejuang veteran guru diberikan penghargaan supaya guru-guru termotivasi. Terutama guru guru yang berada di daerah terpencil,” ungkapnya.

PR selanjutnya ialah mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus  seperti autis yang memiliki hak sama dengan anak pada umumnya untuk mengenyam jenjang pendidikan.

Menurutnya, tidak adanya sekolah yang menerima anak autis karena tidak ada guru yang tahu menangani anak autis.

“Autis jangan dimasukan ke SLB. Autis punya penanganan sendiri. Secepatnya data anak-anak autis SD dan SMP di Sumedang kemudian lakukan pelatihan bagi guru dalam menangani anak autis,” katanya.

Berita Terkait

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  
PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap
BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda
Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel
Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  
Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  
Sinergi Pemdes Ciangsana dan DPMD Matangkan Persiapan Desa Dayeuh Pajajaran
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13 WIB

Kecamatan Dayeuhkolot Ikuti Jambore PKK Tingkat Kabupaten Bandung, 10 Program Pokok Jadi Fokus

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  

Selasa, 15 September 2026 - 14:12 WIB

PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Senin, 14 September 2026 - 22:24 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel

Senin, 14 September 2026 - 17:53 WIB

Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  

Minggu, 13 September 2026 - 19:31 WIB

Kampung Budaya Lingkungan Curug Dog Dog Gelar Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong

Berita Terbaru