Di Kelurahan Rancaekek Kencana, Bupati Bandung Sosialisasikan PSPKB Rp 100 Juta Per RW

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 25 Februari 2024 - 12:26 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

satunews.id
KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka menjalin silaturahmi pada kegiatan Tablig Akbar dengan tema “Menata Diri Menyambut Bulan Penuh Berkah” di Masjid Jami Muniroh (Belakang SMP 3 Rancaekek), Jalan Gradiul No. 211 Kelurahan Rancaekek Kencana Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Sabtu (24/2/2024).

Silaturahmi Bupati Dadang Supriatna itu jelang memasuki bulan suci Ramadan. Berkaitan dengan nisfu syaban, Dadang Supriatna pun atas nama pribadi, keluarga maupun Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan permohonan maaf lahir dan bathin kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemungkinan masih ada janji politik yang belum saya laksanakan,” kata Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Bupati Bandung pun sempat membahas persoalan lingkungan, di antaranya penanganan banjir atau genangan air yang belum tuntas.

“Tiga tahun sebelumnya, sebelum ada normalisasi Sungai Cikeruh di Kecamatan Rancaekek, turun hujan itu pasti banjir. Tetapi saat ini alhamdulilah berkurang,” kata Dadang Supriatna.

Bupati Bedas mengatakan dengan kebersamaan dan kekompakan, yang namanya Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas atau PSPKB, insya Allah mulai tahun ini akan diberikan bantuan Rp 100 juta per RW.

“Mudah-mudahan program ini bisa terus dilanjutkan dan bisa dimanfaatkan oleh Forum LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) kelurahan dan Forum RW silahkan untuk didiskusikan,” katanya.

Ia berharap dengan adanya program itu bisa digunakan untuk penanggulangan atau mengurangi ancaman banjir atau genangan air di wilayah Kelurahan Rancaekek Kencana, setiap memasuki musim hujan.

Bupati Bandung pun sempat mengungkapkan peristiwa bencana angin puting beliung yang terjadi di Rancaekek, Cicalengka dan Cileunyi Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024) sore.

“Mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Kita dari Pemkab Bandung melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sudah melakukan assesment, dan insya Allah akan dikeluarkan anggaran untuk bantuan bencana yang melanda wilayah Kabupaten Bandung,” tutur Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Kang DS pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dalam menghadapi potensi bencana alam.

Tak hanya itu, Kang DS pun mengungkapkan bahwa menghadapi bulan suci Ramadan ini, untuk saling memaafkan di antara warga atas salah dan khilaf selama ini.

“Semoga kita semua bisa melaksanakan puasa di bulan suci Ramadan mendatang dengan khusyuk, serta diberikan panjang umur, sehat dan selamat. Aamiin yra,” harapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini pun mengungkapkan bahwa telah dilaksanakan Pemilu pada 14 Februari 2024 lalu, sehingga harus sama-sama mengawal hingga dilaksanakan perhitungan atau rekapitulasi dari hasil Pemilu tersebut.

“Apapun dari hasil Pemilu yang nantinya diputuskan secara resmi oleh KPU adalah yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang sudah berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Kang DS pun mensosialisasikan rencana pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bandung pada tahun 2024 mendatang.

“Semoga dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bandung tetap kondusif,” katanya.

Ia pun menyatakan siap melanjutkan jadi Bupati Bandung, karena pada periode kepemimpinan sekarang hanya menjabat selama 3,5 tahun atau tidak 5 tahun berdasarkan peraturan yang berlaku saat ini.

Selama kepemimpinannya, Kang DS menyebutkan, bahwa dirinya bisa meningkatkan APBD murni Kabupaten Bandung yang semula Rp 4,6 triliun pada tahun 2021 kemudian naik saat ini menjadi Rp 7,4 triliun pada tahun 2024.

“Itu selama 2,9 tahun saya menjabat Bupati Bandung. PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Bandung juga mengalami peningkatan yang semula Rp 960 miliar meningkat menjadi Rp 1,3 triliun. Insya Allah tahun 2024 ini, PAD Kabupaten Bandung bisa meningkat menjadi Rp 1,4 triliun,” tuturnya.

Kang DS pun berusaha untuk berkomitmen dalam meningkatkan pembangunan di tingkat kelurahan, khususnya dalam penganggaran yang sebelumnya jomplang dengan tingkah desa.

“Pemkab Bandung pun sudah menganggarkan Rp 109 miliar untuk program guru ngaji. Yaitu untuk 17.000 guru ngaji dan yang sudah terealisasi 15.881 orang. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan bisa terus ditingkatkan untuk memuliakan para ulama, ustad dan ustadzah dan berharap bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung” ujarnya.

Kang DS mengungkapkan alasan program guru ngaji akan dilanjutkan. Dengan harapan para siswa SD dan SMP bisa menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter dan berakhlak yang baik.

Ia juga mensosialisasikan terus program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran mencapai Rp 70 miliar.

“Dengan adanya program ini, terus terang saya merasa khawatir dengan adanya bank emok di mana-mana. Dengan adanya bank emok ini khawatir merusak moral dan karakter masyarakat,” katanya.

Kang DS pun menggulirkan program bebas pajak untuk pemilik lahan pertanian abadi. Di Kabupaten Bandung, katanya, seluas 17.000 hektare lahan pertanian dikunci untuk tidak terjadi alih fungsi lahan menjadi kawasan pabrik dan perumahan.

“Ini dalam upaya mempertahankan kebutuhan pangan. Maka bagi pemilik lahan pertanian abadi dibebaskan tidak usah bayar pajak atau PBB pada setiap tahunnya,” katanya.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Bandung terus support kebutuhan beras bagi masyarakat. “Jangan sampai di Kabupaten Bandung kekurangan beras,” tuturnya.**

Berita Terkait

Rp205 Juta Digelontorkan! Pemdes Bojongnangka Bangun TPT 400 Meter, H. Amir Arsyad Apresiasi Bupati Bogor
Bertepatan dengan Sumpah Pemuda 2026, Satunews.id Sampaikan Ucapan HUT ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor: Teguhkan Persatuan, Perkuat Pengabdian!
BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru