Respons Sekda Ema soal 217 Kasus Penahanan Ijazah di Kota Bandung

- Redaksi

Sabtu, 30 Desember 2023 - 11:18 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung // Satunews.id – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Furqan Amini membongkar kasus dugaan penahanan ijazah yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat. Hal ini dipaparkan dalam forum diskusinya pada Rabu (27/12/2023).

Mayoritas kasus ini terjadi di Kota Bandung yaitu sebanyak 217 kasus. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna pun mengaku sudah mendengar kabar ini. Ia menyampaikan, hal ini kemudian akan ditangani oleh Pemkot Bandunh

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, pendidikan merupakan salah satu kebutuhan layanan dasar yang tidak boleh jadi persoalan. Ema sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan agar terus monitoring sekolah yang masih melakukan penahanan ijazah itu.

“Apa sebetulnya yang menjadi alasan sekolah menahan ijazah? Kadisdik pun sudah sering mengingatkan kepada pihak sekolah, kebijakannya jangan seperti itu. Penahanan kan menyangkut kepentingan orang untuk melanjutkan pendidikan. Tidak terpikir kenapa harus dengan cara menahan ijazah?,” ucapnya.

“Jangan sampai orang tuanya tidak mampu atau belum beruntung, terus anaknya sampai jadi korban. Saya suka prihatin,” tambahnya.

Namun jika ada kejadian penahanan ijazah, ia menyebut Pemkot Bandung telah mengalokasikan anggaran. Tentunya dengan pendataan terlebih dahulu ada berapa ijazah di Kota Bandung yang tertahan.

“Tapi (sekolah) jangan merasa ‘nanti juga dibayar pemerintah’, lalu kebijakannya tidak berubah. Itu menurut saya tidak bijak. Walaupun si anak masih ada tunggakan juga tidak harus begitu. Itu kan dengan adanya RMP (rawan melanjutkan pendidikan), tiap tahun oleh kita ini sekitar 85-120 miliar diberikan walau tiap tahun berbeda-beda (anggarannya),” ujar Ema.

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung bisa melakukan intervensi pada sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan agar jangan sampai ada masyarakat kota Bandung di usia sekolah, walau pun orang tuanya belum beruntung dalam segi ekonomi.

Terlebih Ema menyebut Disdik Kota Bandung selalu mewanti-wanti pada sekolah-sekolah agar mengkomunikasikan jika terjadi tunggakan atau masalah. Sehingga, langkah penahanan ijazah tak diperlukan lagi.

“Intervensi iya, tapi kalau sampai sanksi gitu saya pikir tidak perlu juga. Toh ini pun bagian dari aspek persoalan moral dan psikologi saja. Kita akan arahkan kalau ada persoalan silahkan cari formula lain. Prinsipnya orang tua tidak ada unsur keinginan, kesengajaan, tapi karena faktor ekonomi. Beda kalau anaknya berandalan dan bikin keonaran, misalnya, itu lain persoalan,” kata dia.

( Nensih)**

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:27 WIB

Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung

Senin, 18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:30 WIB

Oknum Suporter PSM Diduga Tendang Pemain Persib Usai Maung Bandung Menang Dramatis 2-1 di Parepare

Senin, 18 Mei 2026 - 13:13 WIB

Persib Bandung Bungkam PSM Makassar, Euforia Nobar Bobotoh Pecah di Berbagai Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terbaru