Pengembangan Kampung Sunda di Wilayah Kecamatan Ibun Segera dimulai

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 13 Oktober 2023 - 03:46 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id || Bandung–Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan ground breaking ceremony Pengembangan Kampung Sunda di Desa Laksana Kecamatan Ibun pada Kamis, (12/10/2023).

Hadir pada kegiatan tersebut, Kadisperkimtan Wahyudin, Perwakilan Kejari Kabupaten Bandung, Forkopimcam Ibun, Pihak pengembang CV Zipam Tri Perkasa, Tokoh Agama dan Budaya, Tokoh pemuda, Pemdes Laksana dan unsur lainnya.

Bupati Dadang Supriatna menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi atas dimulainya pembangunan Kampung Sunda, Desa Laksana Kecamatan Ibun ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai kegiatan Ground Breaking Ceremony, Bupati Dadang Supriatna, Kampung Sunda diharapkan mampu menjadi filter dalam menjaga nilai- nilai kearifan lokal dan kebiasaan yang telah tumbuh, hidup dan berkembang di masyarakat sunda agar tetap lestari dan tidak hilang.

“Karena nilai, tradisi, adat istiadat, budaya yang tumbuh pada suatu masyarakat pada dasarnya juga menjadi aset atau modal sosial yang penting dalam rangka memberdayakan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang semakin bangkit, edukatif, dinamis agamis dan sejahtera,” ungkapnya.

Dalam hal ini, kata Kang DS sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan Pemkab Bandung telah menetapkan program prioritas salah satunya melalui pemberlakuan muatan lokal pendidikan bahasa dan budaya sunda di tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Bandung.

“Saya tentunya mengharapkan langkah tersebut diikuti oleh seluruh komponen pembangunan masyarakat kabupaten bandung, bagaimana kita bersatu dan bersinergi dalam menjaga dan melestarikan budaya dan kearifan lokal agar memberikan kontribusi positif terhadap upaya pencapaian kesejahteraan yang kita lakukan melalui berbagai aktivitas pembangunan,” tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap adanya kerjasama yang baik dari berbagai pihak demi kelancaran program proyek pembangunan pengembangan Kampung Sunda.

” Kalau toh ada yang dibicarakan ya harus segera dibicarakan, saya titip ke pada pihak pelaksana, Pa Camat, warga dan tokoh masyarakat, Ormas, OKP tingkatkan soliditas, solidaritas utamina sinergitas secara profesional agar sukses pembangunan, dan bisa memanfaatkan anggaran yang sudah tersedia,” ucapnya.

Kedepannya Kang DS berencana untuk membuat Desa Laksana sebagai desa wisata yang bisa menarik para wisatawan domestik hingga mancanegara.
“ Semoga kampung sunda nantinya bisa dilirik dari berbagai daerah, wilayah dalam negeri dan luar negeri, tentu akan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bandung, khususnya Desa Laksana, Kecamatan Ibun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Wahyudin menjelaskan bahwa potensi peningkatan ekonomi khususnya di wilayah Desa Laksana sangat tinggi, ditambah beberapa destinasi wisata yang sudah ada seperti Kawah Kamojang, Kamojang Hill Bridge dan Jembatan Kuning Kamojang

Wahyudin juga menyebutkan bahwa yang melatar belakangi rencana pengembangan Kampung Sunda, karena Kabupaten Bandung merupakan wilayah dengan potensi wisata yang sangat tinggi.

” Namun masih cukup banyak yang harus lebih ditingkatkan, dan salah satunya disini secara lokasi cukup strategis dan bakal mendongkrak kontribusi sektor pariwisata Kabupaten Bandung, umumnya Jawa Barat, dibantu dukungan potensi sektor lainnya seperti pertanian, kesenian, kerajinan dan makanan khas Kecamatan Ibun,” katanya.

Ia menambahkan, dari total 13 Hektare lahan
milik Pemkab Bandung ini, sudah dibuatkan masterplane untuk Kawasan Kampung Sunda, dan saat ini sekitar 1,6 Hektare atau 10% yang baru akan dimulai pengerjaaannya.

” Dengan anggaran Rp. 13 Miliar itu, mulai dianggarkan untuk mengerjakan infrastruktur jalannya, bangun 1 unit pasar argos, Skywalk, beberapa kios bangunan ciri khas sunda yang menjual produk-produk lokal, Ampiteater, Mushola, membuat beberapa taman, dan lainnya,” ujarnya.

Setelah semuanya beres, Lanjut Wahyudin, akan dihibahkan kegiatannya kepada Pihak Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Bandung.
” Nantinya seperti festival kamojang, bisa dilaksanakan disini, pada akhirnya dipersilahkan Pihak Desa dan Disparbud untuk selalu berkomunikasi dalam pengelolaan kedepan kegiatan-kegiatan di Kampung Sunda,” ucapnya.

Ditempat yang sama Personal Manager CV Zifam Tri Lestari, Vian mengatakan bahwa terlebih dahulu pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan unsur Kecamatan Ibun dan Pemdes Laksana.

Dirinya berharap, dari target waktu yang cukup singkat, yakni di 89 Hari Kalender, semua unsur yang terlibat bisa ikut mensukseskan. ” Mudah-mudahan berjalan lancar tanpa hambatan, koordinasi komunikasi akan terus kami bentuk dan kami jaga demi lancarnya proses pembangunan ini,” pungkasnya.

 

(Dr)

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Meraih Berkah di Ujung Ramadhan: Junaidi Samsudin Santuni Ratusan Anak Yatim, Hangatkan Silaturahmi di Limusnunggal
2000 Jamaah Hadiri Penutupan Pengajian Kuliah Subuh Desa Kemang, Kades H.Entang Suana Bagikan 1.200 Botol Minyak Sayur

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WIB

Dukung Atlet Muda Berprestasi, Bupati OKU Pastikan Tim Voli U-18 Berangkat ke Kejurnas

Sabtu, 11 April 2026 - 21:59 WIB

Dukung Program Nasional, Bupati OKU Luncurkan Beasiswa Kedokteran untuk Siswa Kurang Mampu

Kamis, 9 April 2026 - 22:16 WIB

Posbakum Desa Ciangsana Dibangun, Warga Kini Punya Akses Nyata Menuju Keadilan

Kamis, 9 April 2026 - 20:03 WIB

Ratusan CPNS Resmi Dilantik Jadi PNS, Bupati Bogor Tegaskan Ini Awal Pengabdian Nyata

Kamis, 9 April 2026 - 19:58 WIB

Sopir Angkot Cibinong–Cileungsi Diduga Ugal-ugalan, Nyawa Penumpang Seolah Dipertaruhkan

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Bupati OKU Ikuti Rakor Karhutla Nasional, Perkuat Strategi Antisipasi Dini

Rabu, 8 April 2026 - 15:02 WIB

Musdesus Desa Sukahati 2026: Anggaran Dipangkas, Keberpihakan dan Keadilan Warga Jadi Ujian

Rabu, 8 April 2026 - 14:18 WIB

DPRD OKU Sahkan Propemperda 2026 sebagai Landasan Hukum Pembangunan

Berita Terbaru