Bantuan Sumur Artesis Di Kelurahan Jatihandap Tahun Depan Diperbaiki Oleh PUPR Provinsi Jabar

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 18 Agustus 2023 - 14:55 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung // program Sumur bor yang diprakarsai oleh Kementrian RI PUPR sejak tahun 2019 hingga sekarang belum maksimal dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia semua masih gagal dan berfolemik sampai sekarang.

Proyek gagal Sumur Bor (artesis), oleh pihak terkait tidak ada tindaklanjut. sudah ada rapat 2 kali sampai saat ini dari BKM sendiri belum ada datang kelokasi keberadaan sumur artesis tersebut.

ini menurut salah satu warga Mangkurat dari Rt. 06 Rw.06 kekurahan Jatihandap Kecamatan Mandalajati kota Bandung, keluhkan hal tersebut yang membutuhkan air tsb.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjutnya lagi, Harapan saya dan warga tentunya terkait kendala dari sumbatan agar airnya bisa keluar dengan kedalaman 85 meter hasil dari geolistrik dapat mengeluarkan air dan lancar supaya airnya bisa digunakan oleh warga sekitar Rt.07 Rw. 06 Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandalajati kota Bandung Jawa Barat

” viva yg dimasukan hanya 55 m dikarenakan ada sumbatan didalamnya yang seharusnya dalamnya menurut geolistrik 85 meter akan menghasilkan air “.cetusnya.

Mirisnya lagi dari Badan Keswadayaan masyarakat saat ini terkesan lepas tangan. Alasannya klasik, tidak ada anggaran untuk membenahi sumur bor hasil karya Kementrian PUPR dan Lembaga terkait di DPKP3 kota Bandung.

Lanjut warga Rt.07 Rw. 06 anggaran 100 juta yang diperuntukan untuk sumur bor tersebut hingga saat ini tidak berjalan dengan baik dikarenakan hasil dari pengeboran hanya sampai 55 meter, karena terkendala didalamnya ada penyumbatan sehingga tidak berjalan sesuai harapan.

“warga Rt. 07 Rw. 06 Kelurahan jatihandap merasa dirugikan dengan adanya program tersebut.”

Pelaksana proyek badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Jatihandap dengan warga sudah melakukan dua kali pertemuan rapat intern dalam menindaklanjuti persoalan sumur bor tersebut.
untuk pelaksana teknis (KSM) kelompok swadaya masyarakat tidak ada kelanjutannya hingga saat ini, ada apa?

menurut salah seorang warga dari Lembaga Perlindungan konsumen kota mandung, Mangkurat yang sapaan akrabnya pak Mangku, mengatakan kepada jurnalis Sergap.co.id dirumah kediamannya jalan Jatihandap Gang sumitra no 192 Rt. 06 Rw. 06 kelurahan jatihandap Kecamatan Mandalajati kota bandung. pada Jumat ( 4/8/23).

Proyek sumur Bor ini gagal dan tidak sesuai dengan harapan warga, disini yang bertanggungjawab siapa?

lebih lanjutnya lagi, dengan Anggaran yang fantastis menurut saya, 100 juta itu bukan uang sedikit karena senilai itu seharusnya program sumur artesis ini bisa digunakan dan dunikmati secara baik dan lancar oleh masyarakat sekitarnya.

Mangkurat, Sebut : Sumur Artesis ini Bisa Menampung untuk Kebutuham 3 Rt, ini Alasannya

“”Itu proyek tahun 2019 artinya sudah hampir 2 tahun, proses air bor ini tidak mengalir dengan baik dikarenakan cara pengerjaannya tidak sesuai harapan. ,” ucapnya.

lembaga DPK3 kota bandung mohon segera memberikan solusinbyabagar
kasuspengeboran Sumur artesis segera diperhatikan dan di perbaiki kembali dengan nilai 100 juta rupiah. dari Kementrian PUPR tidak berjalan mulus?

Pelaksana proyek badan keswadayaan masyarakat kelurahan Jatihanda dan pelaksana teknis KSM kelompok swadaya masyarakat belum melakukan gerakan yang signifikan untuk kasus ini.

Anggaran 100 juta tersebut hasilnya Gagal dan tidak memenuhi kebutuhan warga kami.

yang menjadi kendala airnya tdk keluar hanya sedikit yang seharusnya di bor dengan kedalaman 85 m hasil dari geolistrik.

“viva yg dimasukan hanya 55 m dikarenakan ada sumbatan didalamnya”. ungkapnya

Solusinya :

PUPR Provinsi Jabar akan segera memberikan bantuan untuk Sumur artesis di Kelurahan Jatihandap tahun  depan sesuai prosedur dan kelengkapan pengajuan proposal. pada Jumat (18/8/23)

(Red)**

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Presiden Proton FC Thony Indra Gunawan Apresiasi Terpilihnya Buky Wibawa Sebagai Ketua Asprov PSSI Jabar
Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan
Direktur Utama Teddy Andrian: Perbaikan Pipa Bukan Cuma Soal Galian, Kualitas Harus Diutamakan
SATPAS SIM Polres Cimahi Kedepankan Pelayanan Humanis, Ramah dan Cepat

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru