Pemkab Bekasi Resmikan Situs Cagar Budaya Keramat Batok

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 30 Juli 2023 - 20:30 WIB

502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CABANGBUNGIN – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya menjaga eksistensi warisan sejarah masa lalu yang perlu dilestarikan dan diperhatikan sebaik mungkin.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meresmikan situs Keramat Batok sebagai Wisata Religi Cagar Budaya yang berlokasi di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, pada Minggu (30/07/2023).

Kegiatan tersebut dalam rangka Haul Akbar Keramat Batok ke-387, yang dimeriahkan dengan Pesta Rakyat, Santunan Anak Yatim dan Kirab Budaya, dengan menampilkan berbagai kesenian untuk menghibur masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situs ini memang sudah cukup terkenal, setiap tahunnya banyak peziarah yang datang kesini dan pada intinya Kramat Batok merupakan buah dari kesolehan Ki Gabid bin Ki Kabid dan juga Raden Mas Leong. Inilah contoh bagi kita semua, kalau orang soleh meskipun telah meninggal lama, tetapi peninggalan maupun karyanya di masa lalu akan selalu dikenang dan dihormati,” ujar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Dani menuturkan, peresmian wisata berbasis religi mempunyai daya tarik tersendiri guna membangkitkan eksistensi serta mendongkrak popularitas cagar budaya yang berada di Kabupaten Bekasi. Sehingga, nilai-nilai religi maupun sejarah dapat diresapi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sementara tempatnya sendiri sebagai cagar budaya tentu sudah mempunyai daya tarik sendiri. Jadi kalau ditambah lagi atraksinya dalam bentuk kirab maupun tampilan kesenian lainnya, tentu akan semakin menambah daya tarik dari cagar budaya ini, sehingga nanti bisa terus terpelihara dengan baik,” terangnya.

Dani menjelaskan, pelestarian budaya harus diperhatikan sedemikian rupa, mulai dari fasilitas yang mumpuni, sarana dan prasarana serta kebersihan tempat yang tentunya dapat membuat para pengunjung merasakan kenyamanan dalam berwisata.

“Dengan wisata religi ini para pengunjung bisa berwisata sambil memperkuat rohani, sehingga sangat positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Dani berharap, potensi wisata religi yang berada di Kabupaten Bekasi dapat terus dijaga dan dilestarikan. Sehingga, akan ada banyak hal positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Jadi sepanjang ada potensi itu harus bisa kita kembangkan, tentunya dengan sarana dan prasarana yang mendukung dan memadai agar masyarakat bisa memilih wisata yang akan mereka kunjungi,” harapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Bekasi, Asep Saepulloh mengatakan, penetapan Cagar Budaya Keramat Batok bakal menjadi cagar budaya yang kelima dari cagar budaya yang sebelumnya.

“Oleh karena itu, ini menjadi tugas kami dari Dewan Kebudayaan Kabupaten Bekasi untuk memproses pengusulan penetapan cagar budaya Keramat Batok di Kabupaten Bekasi menyusul empat cagar budaya yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Dirinya berpesan, kepada segenap masyarakat terutama bagi generasi muda agar senantiasa menjaga serta melestarikan cagar budaya yang ada. Sehingga, generasi penerus dapat memperkenalkan kepada masyarakat lainnya agar lebih mengenal cagar budaya setempat.

“Harapan ke depannya adalah bahwa cagar budaya Keramat Batok ini menjadi destinasi yang akan kita agendakan setiap satu tahun sekali,” tutupnya.

Kegiatan Kirab Budaya yang diselenggarakan oleh Yayasan Cagar Budaya Keramat Batok tersebut turut dihadiri oleh Kraton Sumedang Larang PYM H. Raden I Lukman Soemadisoeria, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratulloh, perwakilan MUI Kabupaten Bekasi, Ketua Cagar Budaya Kramat Batok (CBKB) RH. Obing Fachrudin, serta unsur terkait lainnya.

kintr
Tati

Berita Terkait

Evi Shinta, Pemilik Perum Bumi Tirta Nirwana, Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Lisda Hendrajoni Apresiasi Lomba Baju Kuruang dan Tingkuluak Kreasi di Painan
Penghargaan Kebudayaan Cimahi 2024: Menginspirasi Generasi Muda
1.303 Santri Ikuti PORSENI PONTREN Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2024
Pontren Al-Abadiyah Kerahkan Santri Ikuti Seluruh Cabang Porseni Antar Pesantren 2024 Tingkat Kabupaten Bekasi
Dua Pelajar Asal Kabupaten Bekasi Raih Medali Emas Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Tingkat Nasional
Warga Berharap Kepada Dinas terkait Perhatikan Makam Kuno Di Era 1400 Masehi Di Desa Lecari Kota Pasuruan Jawa Timur.
Harapan Warga Makam Kuno Di Era Troloyo Di Tahun 1400 Masehi Di Desa Lecari Kota Pasuruan Berharap Di Jadikan Destinasi Budaya.

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:03 WIB

Sosialisasi Mitigasi Bencana Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektor

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:02 WIB

Polres Indramayu Turut Serta Panen Raya Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Rakerwil PSI Jabar, Fokus Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:17 WIB

Calon Kuwu Desa Mulyasari dan Desa Santing Audensi Ke DPRD Indramayu, Dugaan Kejanggalan Pilkades Digital

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:43 WIB

DPRD Kota Cimahi Gelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026, Fokus Peningkatan Kinerja

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:08 WIB

Kapolres Indramayu Pimpin Sertijab Kasat Intelkam dan Sejumlah Kapolsek Jajaran

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:35 WIB

Perhutani Terima Kegiatan PKL Mahasiswi Universitas Terbuka di Bandung

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:46 WIB

Pemdes Cikahuripan Resmikan Sekretariat Desa Tangguh Bencana dan Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru