Kick Off BKK Akselerasi 2026, Desa Sukaraja Pacu Pembangunan Infrastruktur dan Non-Infrastruktur, Kades Asep Aos Apresiasi Bupati Bogor
satunews.id – BOGOR – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan Kick Off Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026, Kamis (5/11/2026). Program ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan pembangunan desa, baik di bidang infrastruktur maupun non-infrastruktur.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Sukaraja, Asep Aos, Camat Sukaraja Dra. Rahmawati Aries, M.Si., TP-PKK, Ketua BPD, Ketua LPM, lembaga desa, Binwil Satpol PP, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukaraja, Asep Aos, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi, atas dukungan dan terealisasinya program BKK Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026 bagi Desa Sukaraja.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi atas perhatian serta dukungan pemerintah daerah melalui program BKK Akselerasi ini. Bantuan tersebut menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukaraja,” ungkap Asep Aos.
Lebih lanjut, Asep Aos menjelaskan bahwa pelaksanaan program BKK Akselerasi 2026 di Desa Sukaraja mencakup dua sektor utama, yakni pembangunan infrastruktur dan non-infrastruktur.
Pada sektor infrastruktur, program diarahkan pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana desa, di antaranya pengaspalan jalan guna menunjang aksesibilitas, kelancaran mobilitas warga, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.
Sementara pada sektor non-infrastruktur, terdapat sejumlah program strategis yang tidak kalah penting, meliputi Dayeuh Pajajaran, program Satu Desa Satu Sarjana (Sarsadesa), serta digitalisasi desa.
Program Dayeuh Pajajaran diharapkan menjadi bagian dari penguatan pembangunan dan penataan desa. Sementara program Sarsadesa menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi. Adapun digitalisasi desa diarahkan untuk mendorong transformasi pelayanan pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan transparan.
Menurut Asep Aos, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan tata kelola pemerintahan desa.
“Harapan kami, seluruh program BKK ini dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan pelayanan publik,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Sukaraja, Dra. Rahmawati Aries, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kick Off BKK Akselerasi Pembangunan Perdesaan di Desa Sukaraja.
Ia berharap seluruh program, baik infrastruktur maupun non-infrastruktur, dapat direalisasikan dengan baik, sesuai ketentuan dan perencanaan, serta mengedepankan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas.
Camat juga mengajak pemerintah desa, lembaga desa, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung serta mengawal setiap tahapan pelaksanaan program agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Kegiatan Kick Off ini bukan sekadar seremoni dimulainya program, melainkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.
Dengan dukungan program BKK Akselerasi Tahun Anggaran 2026, Pemdes Sukaraja optimistis dapat mempercepat kemajuan desa melalui pembangunan fisik sekaligus penguatan sektor pendidikan, pelayanan publik, dan transformasi digital.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Kick Off BKK Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026 di Desa Sukaraja berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.
“Bogor Istimewa, Gemilang Kuta Udaya Wangsa.”
(Aminah)


























