BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana, Warga Diminta Siaga Hadapi Musim Hujan

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 23:02 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana, Warga Diminta Siaga Hadapi Musim Hujan

BANDUNG, http://satunews.id — Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Masyarakat di wilayah rawan diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta memahami langkah evakuasi untuk mengurangi risiko bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, sejumlah wilayah di Kota Bandung memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi. Potensi tanah longsor umumnya berada di kawasan utara, mulai dari Cidadap hingga wilayah Cibiru dan Ujungberung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan potensi banjir tersebar di kawasan tengah hingga bagian utara Kota Bandung, baik wilayah barat maupun timur. Karena itu, upaya pemeliharaan infrastruktur drainase dan saluran air menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi dampak curah hujan tinggi.

“Sekarang proses pengerukan terus berjalan dilakukan oleh DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga). Mudah-mudahan itu bisa mengurangi dampak dari banjir,” ujar Didi di Balai Kota Bandung, Senin, 2 November 2026.

Didi menjelaskan, terdapat dua pendekatan utama dalam mitigasi bencana saat memasuki musim hujan. Pertama, dari sisi infrastruktur melalui pemeliharaan saluran air agar kapasitasnya tetap optimal dan tidak terganggu sampah maupun sedimentasi.

Kedua, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar sempadan sungai. Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda kenaikan debit air yang berpotensi menyebabkan sungai meluap serta menyiapkan rencana evakuasi apabila kondisi darurat terjadi.

“Kenali ciri-ciri sungai ketika akan meluap. Kemudian, sudah punya rencana harus evakuasi ke mana dan bagaimana pengamanan asetnya,” jelasnya.

Terkait kejadian dalam sepekan terakhir, Didi menyebut, terdapat dua kejadian tanah longsor. Salah satu kejadian yang memiliki risiko cukup besar terjadi di kawasan Cikalintu. Sedangkan kejadian di Cidadap berupa longsoran tebing dengan dampak yang relatif terbatas.

Adapun genangan air masih terjadi di sejumlah titik, di antaranya kawasan Margacinta dan Kopo. Di kawasan Kopo, tercatat sekitar tiga titik genangan saat hujan deras mengguyur Kota Bandung.

Menurut Didi, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diwaspadai dalam beberapa pekan ke depan. Mengingat musim penghujan baru memasuki tahap awal, potensi bencana hidrometeorologi masih dapat terjadi.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan penanganan pemerintah, tetapi juga mempersiapkan langkah penyelamatan secara mandiri. Warga perlu mengenali jenis ancaman bencana di lingkungan masing-masing karena setiap jenis bencana membutuhkan pola evakuasi yang berbeda.

“Kalau angin kencang, masyarakat harus berlindung di dalam rumah. Sementara kalau gempa, harus keluar rumah. Jadi, kenali jenis bencananya karena pola evakuasinya berbeda,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menerobos genangan air saat hujan deras karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.

(HmS) red) **

Berita Terkait

Hadapi Kendala Saat Berobat di Rumah Sakit? Laporkan Melalui Fitur Jabar Merawat dalam Aplikasi Sapawarga
Paradigma Baru, Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Enam SPM
Peringati HUT ke-27, DWP Kota Bandung Gelar Donor Darah Tiga Hari
Tasyakuran dan Hiburan Bersama Masyarakat, Aca Suryana, A.Md. Terpilih sebagai Kades Muktijaya Periode 2026–2034
Dikemas dengan Program Ngamumule Indung, Kades H. Udin Saputra dan TP-PKK Ajak Masyarakat Muliakan Orang Tua
Kisruh Pergantian Perangkat Desa Secara Sepihak di Desa Karangbahagia, Pj. Kepala Desa Claim Punya Kewenangan Memberhentikan
UPT Puskesmas Cileungsi Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Kantor Desa, Kades Burhanudin dan Camat Berikan Apresiasi
Puluhan Tahun Crossing TCI Tak Dibersihkan, Sekda Jabar, Pentahelix Dayeuhkolot dan Camat Bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:19 WIB

Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI-Polri Jaga PN Jakarta Timur

Rabu, 4 November 2026 - 23:02 WIB

BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana, Warga Diminta Siaga Hadapi Musim Hujan

Rabu, 4 November 2026 - 22:48 WIB

Hadapi Kendala Saat Berobat di Rumah Sakit? Laporkan Melalui Fitur Jabar Merawat dalam Aplikasi Sapawarga

Rabu, 4 November 2026 - 22:40 WIB

Paradigma Baru, Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Enam SPM

Rabu, 4 November 2026 - 21:59 WIB

Tasyakuran dan Hiburan Bersama Masyarakat, Aca Suryana, A.Md. Terpilih sebagai Kades Muktijaya Periode 2026–2034

Rabu, 4 November 2026 - 21:44 WIB

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Palembang Terima Penghargaan dari BNNP Sumatera Selatan atas Kontribusi dalam Pemberantasan Narkoba  

Rabu, 4 November 2026 - 19:31 WIB

RUTAN PALEMBANG HADIRI KENAL PAMIT KEPALA KANTOR WILAYAH DITJENPAS SUMATERA SELATAN, SAMBUT KEPEMIMPINAN BARU

Rabu, 4 November 2026 - 19:26 WIB

Kalapas Kelas I Palembang Ikuti Monitoring dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Layanan Pemasyarakatan  

Berita Terbaru