Satunews.id, l SUKABUMI – 31 Oktober 2026 , Dalam upaya membina kesadaran ekologis dan membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini, puluhan siswa-siswi PAUD/TK Daruttaqwa Foundation menggelar aksi penanaman pohon dalam ajang kolaboratif Junam (Jum’at Menanam) di Saung Legok Ipis, Babakan Jampang RT 02 RW 18, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan lapangan ini merupakan puncak dari rangkaian Projek Peduli Lingkungan bertema “Aku Sahabat Bumi” yang telah berlangsung selama dua pekan. Dalam aksi tersebut, para anak usia dini tampak antusias menanam serta merawat bibit pohon di kawasan hijau didampingi para pendidik, orang tua, serta penggerak lingkungan setempat.
Aksi nyata ini sekaligus merespons seruan kolaborasi Undangan Terbuka Giat Junam & Sosialisasi Pemilahan Sampah Swa-pilah yang diinisiasi oleh Perpustakaan Kelurahan Cisarua. Gerakan tersebut digelorakan untuk menjawab tantangan penanganan sampah Kota Sukabumi serta memperkuat pesan moral “Kita Merawat Bumi, Bumi Menjaga Kita”.
Menumbuhkan Nilai Agama, Jati Diri, dan STEAM
Kepala Sekolah TK/KB/TPA Daruttaqwa Foundation, Delfi Halimatussa’diyah, menjelaskan bahwa projek dua pekan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung (hands-on learning) yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
“Melalui Projek Peduli Lingkungan dengan tema ‘Aku Sahabat Bumi’, kami berharap anak tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga lingkungan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Delfi.
Delfi menambahkan, program ini mencakup tiga fondasi utama capaian pembelajaran anak usia dini:
– Nilai Agama dan Budi Pekerti: Mengajarkan anak mengenal alam sebagai ciptaan Allah SWT yang harus disyukuri, dijaga, dan tidak dirusak.
– Jati Diri: Melatih kemandirian, disiplin menjaga kebersihan, gotong royong, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
– Dasar-Dasar Literasi dan STEAM: Mengajak anak mengamati pertumbuhan tanaman, membedakan jenis sampah organik dan anorganik, hingga mengasah kreativitas daur ulang.
Membentuk Kebiasaan Hidup Bersih dan Berkelanjutan.

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan ini, anak-anak diharapkan mulai terbiasa membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah dari rumah, merawat tanaman, menghemat penggunaan air, serta menggunakan kembali barang-barang bekas (upcycling).
Seluruh rangkaian aksi penanaman dan pemeliharaan lingkungan ini berjalan dengan lancar, ceria, dan penuh kehangatan.
Harapannya, dari langkah kecil para murid PAUD Daruttaqwa Foundation di Saung Legok Ipis ini, lahir generasi masa depan yang mandiri, bertanggung jawab, dan tangguh dalam menjaga kelestarian bumi.
“Anak Hebat, Lingkungan Sehat, Bumi Bersahabat ! .
Anjar S’N


























