Pemkot Bandung dan LPM Perkuat Sinergi, Semangat Gotong Royong Jadi Pondasi Wujudkan Bandung Utama
Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai mitra strategis dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berbasis aspirasi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 dan Hari Ulang Tahun (HUT) LPM ke-26 yang digelar di Lapang ARS University, Jalan Antapani Lama, Sabtu (25/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah, LPM, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terwujudnya visi Bandung Utama.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengatakan LPM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menjadi penghubung antara aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila dilaksanakan melalui kolaborasi yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat.
“LPM memiliki peran memberdayakan masyarakat sekaligus menyalurkan aspirasi warga kepada pemerintah. Amanah ini harus dijalankan dengan integritas dan semangat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Erwin.
Ia mengajak seluruh pengurus LPM di Kota Bandung untuk terus menjaga semangat gotong royong dan menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.
Erwin meyakini, pengurus LPM yang bekerja dengan penuh keikhlasan akan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak positif bagi lingkungan serta memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan bahwa LPM memiliki peran penting dalam menghimpun berbagai aspirasi dan kebutuhan warga di tingkat kewilayahan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan.
“Kami berharap LPM terus menjadi organisasi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan bersama-sama mewujudkan kesejahteraan warga Kota Bandung,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, MQ Iswara, mengapresiasi penyelenggaraan BBGRM ke-23 dan HUT LPM ke-26 yang dinilai menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, LPM merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki kontribusi besar dalam proses pemberdayaan masyarakat serta pembangunan daerah.
“LPM memiliki posisi yang strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Sinergi yang baik dengan pemerintah akan menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Iswara juga mendorong seluruh jajaran LPM Kota Bandung untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Bandung Utama.

Melalui peringatan BBGRM ke-23 dan HUT LPM ke-26 ini, Pemerintah Kota Bandung berharap semangat gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat sebagai modal utama dalam membangun kota yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
Kolaborasi yang erat antara pemerintah, LPM, dan seluruh elemen masyarakat diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Bandung Utama—kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis—melalui pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
(dewi)



























