Selamatan Bumi Desa Bendungan 2026 Berlangsung Meriah, 7 Dongdang Jadi Simbol Syukur dan Kekompakan Warga

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:15 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamatan Bumi Desa Bendungan 2026 Berlangsung Meriah, 7 Dongdang Jadi Simbol Syukur dan Kekompakan Warga

Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Selamatan Bumi Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semarak di halaman Kantor Desa Bendungan, Selasa (19/05/2026). Mengusung tema “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum sakral sekaligus wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi, keselamatan, serta keharmonisan warga desa.

Acara diawali dengan sambutan dan doa bersama yang menghadirkan suasana religius, penuh kekhidmatan, serta sarat nilai budaya dan spiritual. Selamatan Bumi tahun ini terasa istimewa dengan hadirnya 7 dongdang dari 7 RW se-Desa Bendungan yang ditampilkan secara meriah sebagai simbol persatuan, gotong royong, dan kekompakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap dongdang membawa berbagai hasil pertanian unggulan warga seperti sayuran, kacang panjang, ubi, serta hasil bumi lainnya yang mencerminkan potensi pertanian Desa Bendungan sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bendungan Hj. Nemi Nuraeni, unsur Forkopimcam, Camat Jonggol Andri Rahman, S.STP., M.Si., TP-PKK, aparatur desa, para kepala desa se-Kecamatan Jonggol, Ketua MUI Bendungan, Ketua LPM, Ketua BPD, pelaku UMKM, BUMDes, Satpol PP, Karang Taruna, Linmas, tokoh masyarakat, hingga warga dari seluruh wilayah Desa Bendungan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan hiburan budaya Jaipong dari AMI Group Karawang yang sukses menghibur masyarakat sekaligus memperkuat semangat pelestarian budaya lokal dalam momentum pesta rakyat tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bendungan Hj. Nemi Nuraeni menyampaikan rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan kegiatan Selamatan Bumi Tahun 2026.

“Alhamdulillah, kami panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena acara Selamatan Bumi Desa Bendungan tahun ini dapat terlaksana dengan baik. Ini adalah bentuk rasa syukur atas keselamatan, hasil bumi, serta kebersamaan masyarakat Desa Bendungan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil pertanian masyarakat Desa Bendungan hingga saat ini cukup menggembirakan dan diharapkan terus meningkat demi kesejahteraan warga.

“Alhamdulillah hasil panen masyarakat Bendungan saat ini cukup baik, mulai dari sayuran, kacang panjang, ubi, dan hasil bumi lainnya. Semoga hasil pertanian warga terus meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga semakin baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hj. Nemi Nuraeni menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tradisi budaya desa agar tetap lestari.

“Selama saya menjabat sebagai Kepala Desa Bendungan, tradisi Selamatan Bumi ini akan terus kita laksanakan setiap tahun. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi warisan budaya leluhur yang harus kita jaga bersama agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memanjatkan doa agar Desa Bendungan senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala bentuk musibah maupun bencana alam.

“Semoga Desa Bendungan selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah dan segala bentuk bencana. Alhamdulillah hingga saat ini desa kita masih aman dan tenteram,” tuturnya.

Tak lupa, Kepala Desa Bendungan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Camat Jonggol Andri Rahman, S.STP., M.Si. memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Bendungan dan seluruh masyarakat atas komitmennya menjaga tradisi leluhur.

Menurutnya, partisipasi 7 dongdang dari 7 RW menjadi simbol nyata kekompakan masyarakat sekaligus bukti bahwa budaya lokal masih hidup dan menjadi kekuatan sosial penting dalam pembangunan desa.

“Saya mengapresiasi Pemerintah Desa Bendungan dan seluruh masyarakat yang mampu menjaga tradisi dengan sangat baik. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam merawat budaya, mempererat persatuan, dan membangun desa yang berdampak nyata,” ujar Camat Jonggol.

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi sepanjang acara berlangsung. Para pelaku UMKM juga mengaku terbantu karena kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta mempererat silaturahmi antarwarga.

Selamatan Bumi Desa Bendungan Tahun 2026 pun berlangsung aman, tertib, meriah, dan penuh keberkahan, sekaligus menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat masih terus terjaga dengan kuat.

(Aminah)

Berita Terkait

Gow Kota Cimahi Gelar Itsbat Nikah Massal, 40 Pasangan Resmi Kantongi Legalitas Pernikahan
Selamatan Bumi dan Pesta Rakyat Desa Sukagalih 2026 Berlangsung Meriah, Perkuat Tradisi, Kebersamaan, dan Rasa Syukur Warga
Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi
Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor
Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung
Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia
Pemdes Gunungsari Gelar MUSDES LPJ BUMDes Bina Mitra Desa Tahun 2025, Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Usaha Desa
Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:55 WIB

*MAKNA KELUARGA DI RUANG KANTOR

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:45 WIB

Prihatin Anak SD Belum Bisa Calistung, Bupati KDS Akan Usulkan Calistung Masuk Kurikulum

Senin, 18 Mei 2026 - 18:22 WIB

SDA Jabar Pantau Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari di Kawasan Alenatex

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:48 WIB

Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:30 WIB

Hari Kelima Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari, Sebagian Titik Dikerjakan Secara Manual

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Kades Cangkul dan Pentahelix Dayeuhkolot Tinjau Langsung Usulan Penanganan Infrastruktur Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Saluran Irigasi Cipalasari Dayeuhkolot yang Puluhan Tahun Dipenuhi Sedimen Akhirnya Dinormalisasi

Berita Terbaru

Bandung

*MAKNA KELUARGA DI RUANG KANTOR

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:55 WIB