Sengketa Lahan 1.250 Meter Memanas: Nama Polsek Gunung Putri Terseret, Laporan ke Propam di Depan Mata

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:57 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – Konflik sengketa lahan di kawasan Jalan Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru yang kian panas. Pihak ahli waris Mayor Jenderal (Purn) Komar Widjaya Hadipraja secara tegas menyatakan akan melaporkan jajaran Polsek Gunung Putri ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Langkah ini dipicu dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam pencopotan plang kepemilikan lahan seluas 1.250 meter persegi yang saat ini tengah disengketakan.

Kuasa hukum ahli waris, Asep Rachmat, mengungkapkan bahwa tindakan pencopotan plang dilakukan oleh pihak lain yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan, berinisial Fit, dengan pendampingan aparat kepolisian di lokasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan informasi warga sekitar, pencopotan plang dilakukan langsung oleh yang bersangkutan dengan didampingi Kapolsek Gunung Putri beserta timnya,” ujar Asep kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Asep menegaskan, kliennya—Weanny Komar—memiliki dasar hukum kuat atas kepemilikan lahan tersebut, yakni Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 13 Gs 2100/1974. Selain itu, kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) disebut rutin dipenuhi hingga tahun 2025.

Menurutnya, tindakan pencopotan plang secara sepihak bukan hanya memicu konflik, tetapi juga berpotensi melanggar prosedur hukum yang berlaku.
“Persoalan sengketa tanah seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum atau musyawarah. Eksekusi seperti pencopotan itu adalah kewenangan pengadilan, bukan tindakan sepihak,” tegasnya.

Ia pun menyayangkan dugaan kehadiran aparat yang dinilai tidak lagi berada pada posisi netral sebagai penengah, melainkan terkesan mengawal salah satu pihak.

“Ini yang menjadi perhatian serius kami. Aparat seharusnya menjaga objektivitas, bukan justru hadir dalam tindakan yang berpotensi melanggar hukum,” tambah Asep.

Pihak ahli waris memastikan, laporan resmi ke Propam Polri tengah dipersiapkan secara matang dan akan segera dilayangkan dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby membantah keras tudingan keberpihakan tersebut. Ia menegaskan kehadiran pihaknya di lokasi semata-mata untuk memastikan kejelasan informasi terkait kepemilikan lahan.

“Kami hadir berdasarkan permintaan konsultasi dari pihak yang juga mengaku memiliki SHM. Tujuan kami hanya untuk melakukan pengecekan di lapangan,” jelas Aulia.

Ia juga menegaskan bahwa pencopotan plang tidak dilakukan oleh aparat kepolisian, melainkan oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan.

“Yang melakukan pencopotan adalah pihak yang mengaku sebagai pemilik. Anggota kami tidak melakukan tindakan tersebut,” pungkasnya.

Ketegangan sengketa ini kini tak hanya menyentuh soal kepemilikan lahan, tetapi juga merambah isu profesionalitas aparat penegak hukum. Jika laporan benar-benar dilayangkan, kasus ini berpotensi menjadi sorotan serius terhadap integritas institusi kepolisian di tingkat sektor.(Aminah/Tim)

Berita Terkait

25 Tahun Kota Cimahi: Dari Perjuangan Otonomi Menuju Kota MANTAP dengan Pembangunan yang Inklusif
Kades Ciangsana dan TP-PKK Kawal Posyandu Remaja, Cetak Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing
Ribuan Jamaah Padati Lapangan Cibeber Sejak Pagi, Milad Sinling ke-13 dan Tabligh Akbar Muharram 1448 H Perkuat Persatuan Warga Cikahuripan
Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV
Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI
Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga
Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern
Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:51 WIB

25 Tahun Kota Cimahi: Dari Perjuangan Otonomi Menuju Kota MANTAP dengan Pembangunan yang Inklusif

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kades Ciangsana dan TP-PKK Kawal Posyandu Remaja, Cetak Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:35 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:30 WIB

Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:27 WIB

Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Berita Terbaru