Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung (Satunews.id) — Banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas lahan sempadan sungai membuat Bupati Bandung Dadang Supriatna membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Bangunan Liar (bangli).

Selain itu, pembentukan tim pentahelix di 7 kecamatan rawan banjir juga diperlukan untuk percepatan penanggulangan banjir secara bertahap.

Bahkan Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini meminta kepada pemerintah pusat khususnya Presiden Prabowo untuk mengaktifkan lagi Satgas Citarum Harum.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

KDS menunjukkan contoh, keberadaan bangli di sempadan sungai tersebut membuat lebar badan sungai menjadi menyempit dan mengganggu kelancaran arus aliran air sungai saat terjadi hujan deras.

Penertiban bangli ini menurutnya juga diperlukan untuk melakukan normalisasi sungai baik berupa pengerukan sedimentasi maupun pelebaran sungainya.

“Untuk itu, kami akan membentuk Satgas Penertiban Bangli di sempadan sungai. Mohon pengertian dan kesadaran dari masyarakat yang mendirikan bangunan di sempadan sungai agar proses percepatan penanggulangan banjir ini bisa berjalan dengan lancar,” ucap KDS di sela peninjauan lokasi banjir akibat tanggul sungai jebol, di Desa Bojong Kecamatan Majalaya, Rabu (15/4/2026).

Seperti di Desa Panyadap dan Desa Bojong Kecamatan Majalaya, kata KDS, kedua desa tersebut sudah melaksanakan musyawarah desa untuk pembentukan Satgas Bangli agar dapat berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Sebab perlu intervensi dari pemerintah pusat dalam hal ini BBWS. Seperti di Desa Panyadap Solokanjeruk dan Desa Bojong Majalaya yang dilintasi Sungai Cisunggalah sepanjang 1,8 kilometer itu. Selain perlu intervensi dari pemerintah pusat, juga perlu dukungan dari masyarakat setempat, sebab Sungai Cisunggalah ini perlu diperlebar lagi sepanjang 8 meter dari kedua sisinya,” papar KDS.

Menurutnya, intervensi dari pemerintah pusat juga diperlukan dalam rangka pembiayaan infrastruktur penanggulangan banjir. Sementara APBD Kabupaten Bandung sendiri terbatas untuk membiayai kebencanaan, terlebih ada pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1 triliun.

“Untuk itulah tim pentahelix ini perlu dibentuk. Selain itu saya mohon kepada pemerintah pusat, kepada Pak Presiden dan Pak Gubernur Jawa Barat, agar Satgas Citarum Harum ini diaktifkan lagi karena masih kami butuhkan dalam memelihara dan melestarikan Sungai Citarum,” ungkapnya.

Satgas Citarum Harum ini menurutnya bukan hanya dibutuhkan Kabupaten Bandung, tapi juga wilayah lain yang dilintasi sungai sepanjang 297 kilometer itu. Khususnya kawasan Cekungan Bandung termasuk Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Cimahi, termasuk Kabupaten Sumedang.

“Sebab kalau Sungai Citarum ini kurang dipelihara, baik oleh BBWS maupun Stagas Citarum Harum, dikhawatirkan ke depan kondisinya akan makin kritis dan semakin tidak terkendali,” ucap KDS.

Selain Satgas Bangli, KDS menginstruksikan kepada tujuh camat yang wilayahnya rawan banjir perlu segera membentuk tim pentahelix untuk percepatan penanggulangan banjir.

“Saya instruksikan kepada 7 camat yang wilayahnya rawan banjir untuk segera membentuk tim pentahelix. Saya minta dalam minggu ini harus sudah dibentuk,” tandasnya.

Ketiga komponen itu, Satgas Bangli, Tim Pentahelix dan Satgas Citarum Harum, menurut KDS sangat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi yaitu banjir dan longsor.(*)

Berita Terkait

Bupati Bandung Satukan Pemda, BBWS, dan TNI Bahas Penanganan Banjir dan Sampah
DSDA Jabar Tunggu Penertiban Bangli, Pengerukan Saluran Irigasi di Kawasan PT Metro Siap Dilaksanakan
Ngamumule Budaya, KDS Dorong Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Sunda di 1.600 Sekolah
PK Tol Cisumdawu Belum Berujung, Forum Pemuda Soroti Vonis Korupsi dan Klaim Hak Ahli Waris
BAPENDA Kab Bandung Gelar BEDAS RUN 5K 2026, Ajak Warga Lunas Pajak Sambil Berolahraga
Terestek Irigasi Cipalasari Tak Terawat, Sampah Menumpuk, Pentahelix Turun Tangan
Menembak Begal
Ramlan Rustandi: Kemenag Kabupaten Bandung Tegaskan Pentingnya Menjaga Marwah Kiai dan Pesantren

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:47 WIB

Pengajian Bulanan Desa Ciangsana Perkuat Ukhuwah dan Bangun Harmoni Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:23 WIB

Pemprov Jabar Pertahankan Opini WTP 15 Tahun Berturut-turut

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:18 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Bonus Rp1 Miliar bagi Pemain Persib

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:14 WIB

Ekspor Meningkat, Impor Menurun, Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar

Berita Terbaru

Artikel

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:41 WIB