Lonjakan Sampah Capai 1.500 Ton per Hari, Kabupaten Bandung Andalkan Solusi Regional Sarimukti

satu news 01

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 11:24 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG (Satunews.id) — Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah yang saat ini berada pada kondisi darurat, terutama pasca libur Lebaran. Lonjakan timbulan sampah di Kabupaten Bandung tercatat hampir mencapai 1.500 ton per hari, melebihi kapasitas armada dan ritase pengangkutan yang tersedia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) usai menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Permasalahan Persampahan di wilayah Bandung Raya bersama sejumlah daerah di Jawa Barat, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lembur Pakuan ini turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq serta perwakilan pemerintah daerah se-Bandung Raya dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa pengelolaan sampah regional akan dipusatkan di TPPAS Sarimukti dengan kapasitas awal mencapai 3.700 ton per hari. Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi strategis dalam menangani persoalan sampah yang kian mendesak di wilayah Bandung Raya.

Kang DS menyampaikan bahwa saat ini wilayahnya tengah menghadapi kondisi darurat sampah, terutama pasca libur Lebaran.

“Lonjakan timbulan sampah di Kabupaten Bandung hampir mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Hal ini tentu tidak sebanding dengan kapasitas armada maupun ritase pengangkutan yang tersedia,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kami menyambut baik optimalisasi TPPAS Sarimukti sebagai bentuk sinergi antardaerah. Ini adalah langkah konkret menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” kata Dadang.

Lebih lanjut, optimalisasi TPPAS Sarimukti direncanakan akan terintegrasi dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Dengan demikian, selain menyelesaikan persoalan lingkungan, pengelolaan sampah juga dapat memberikan nilai tambah berupa energi listrik bagi masyarakat.

Di samping itu, Kang DS juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam mengurangi dan mengelola sampah dari sumbernya, guna mendukung keberhasilan program penanganan sampah secara menyeluruh di Bandung Raya.

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru