Diduga Ada Pihak Lain Yang Bertindak Sebagai Donatur, Kasus Perambahan Lahan PTPN Pangalengan

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:25 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung — Beberapa waktu lalu beredar pernyataan klarifikasi di media sosial, Manajemen Kebun malabar PTPN 1 Regional 2 Heru Supriadi menyampaikan klarifikasi resmi menyusul terbitnya pemberitaan di beberapa media masa

Manajemen Kebun malabar Heru Supriyadi menegaskan bahwa stetment dari Direktur PT Nugraha Putra dimana yang pertama mengenai perjanjian kerja sama (PKS) antara PTPN 8 dengan PT Nugraha Putra memang benar adanya, dengan No Prj/./../274//11/2023

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi dengan objek Snow blok Snow seluas 3.603 hektar dan blok kebun jeruk seluas 18.299 hektar dengan jumlah 9,2 hektar.Akan tetapi direktur PD Nugraha Putra menyebutkan dia bekerjasama di 9 titik itu tidak benar adanya, Tegasnya.

“” Karena sampai saat ini belum ada PKS yang menyatakan adanya kerjasama PTPN 8 dengan PD Nugraha Putra pada 9 titik tersebut”terangnya

Lanjut Heru,Jika di 9 titik ada yang menggarap, berarti sampai saat ini statusnya Ilegal, yang kedua mengenai kerusakan di Pahlawan disebabkan oleh saudara Hasan Nurdin saya tidak mau berkonflik dan tidak mau berstetment hal itu, karena permasalahan sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian dengan bukti buktinya, biarkan aparat kepolisian yang melaksanakan tugasnya sehingga bisa netral dan bisa membuktikan dengan sebenarnya” Jelasnya.

Sementara di tempat terpisah salah seorang pengusaha PD Nugraha Putra Hasan Nurdin juga mengklarifikasi yang menurutnya kerjasama disini adalah luasnya 21,9 hektar disini tertulis berita acara dan adendumnya adalah luasnya, 9 titik yang pertama Rancagede 8,1 hektar, Pakaten 1,0,9 hektar, Pasir Jinjing 1,1,3 hektar, Batu Sumbul 2,3 hektar Malingping 2 3,3 hektar Malingping 1 ,1,1,7 hektar Barujaya 3,2 hektar, Pamarakanca 1,7 hektar,perniut 0,1 hektar.jadi berdasarkan dokument yang dikerjasamakan PD Nugraha Putra dengan perkebunan secara resmi di 9 titik ini,ini sudah sah dan sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak, Ujar Hasan dalam Petikan Video Klarifikasinya.

Yang menjadi beredar di media sosial, semua lokasi di pahlawan itu milik Hasan Nurdin sebagaimana beredar di media sosial.Nah untuk blok yang disebut Pahlawan, Pahlawan itu tertera dalam berita acara ini lokasinya bernama barujaya dan perniut , barujaya 3,2 hektar perniut 0,1 hektar jadi hanya 3,3 hektar yang ditudingkan itu ratusan hektar pahlawan yang milik PD Nugraha Putra Hasan Nurdin, keyataanya cuma 3,3 hektar selain itu adalah milik masyarakat saya tidak tahu itu milik siapa!! Tegas Hasan Nurdin.

Munculnya pernyataan resmi dari pihak PTPN dan PT. Nugraha Putra hal ini memper jelas ” Diduga Ada Pihak Lain ” Yang melakukan Pengrusakan Lahan PTPN, dan bertindak sebagai Donatur.

Sikap tegas pihak kepolisian dalam mengungkap kasus Perusakan Lahan di Pangalengan sangat dinanti warga Pangalengan khususnya dan Kabupaten Bandung pada Umumnya.

” Segera Tangkap Aktor Utama Penyebab Kerusakan Lingkungan ” ***

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru