Puluhan Tahun Banjir Dayeuhkolot, Bupati Bandung Ajak Pengusaha Selesaikan Banjir Dayeuhkolot

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 19:33 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta semua elemen masyarakat dapat berperan aktif dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Menurutnya, permasalahan banjir yang sudah puluhan tahun menerjang Kecamatan Dayeuhkolot hanya dapat diselesaikan dengan adanya kerjasama dengan semua pihak atau kolaborasi pentahelix.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Bupati Dadang Supriatna saat mengunjungi salah satu pabrik di kawasan Dayeuhkolot bersama Camat Dayeuhkolot Asep Supriadi dan Camat Bojongsoang Kankan Taufik, Jum’at (21/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Sinergi Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot Tri Rahmanto, Kepala Desa Tegalluar Galih Hendrawan serta owner PT Daliatex Dayeuhkolot.

“Urusan banjir bukan tanggung jawab pemerintah saja, masyarakat dan pengusaha juga harus peduli dan ikut berkontribusi menyelesaikan banjir ini,” ujar Bupati Dadang Supriatna didampingi Camat Dayeuhkolot saat mengunjungi PT Daliatex Dayeuhkolot.

“Kalau banjir kan bukan hanya masyarakat yang merasakan. Perusahaan-perusahaan juga kena dampaknya,” tambah Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.

Oleh karena itu, Kang DS mengajak semua pihak dan stakeholder untuk ikut terlibat aktif dalam menyelesaikan permasalahan banjir di Dayeuhkolot dalam konsep kolaborasi pentahelix.

Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen Pemkab Bandung dalam menyelesaikan banjir Dayeuhkolot, Kang DS menyebut pihaknya telah membentuk Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot yang diketuai tokoh masyarakat Dayeuhkolot, Tri Rahmanto.

Panitia Pentahelix ini, lanjut Bupati Bedas, berisi berbagai elemen mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha (swasta), masyarakat dan komunitas serta media.

“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, kami optimistis Panitia Pentahelix ini akan mampu menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot. Kita akan membuat sejarah baru dengan menyelesaikan banjir Dayeuhkolot,” tutur Kang DS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku optimistis banjir Dayeuhkolot dapat segera diselesaikan dengan konsep kolaborasi pentahelix.

Terlebih sebelumnya, konsep kolaborasi pentahelix ini telah sukses diterapkan dalam penanganan banjir di kawasan Rancaekek, Solokanjeruk dan Cidawolong Majalaya.

Ia menyebut, Pemkab Bandung dapat menyelesaikan persoalan banjir menahun di Rancaekek dan Majalaya tanpa sama sekali menggunakan APBD. Salah satunya karena para pengusaha di sana peduli dan ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan banjir.

“Urusan banjir ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Saya mengajak pihak swasta juga ikut membantu dan berkontribusi menyelesaikan masalah banjir ini. Saya selama ini tidak pernah minta apa-apa ke pabrik. Tapi ini demi kepentingan rakyat saya, masyarakat Dayeuhkolot,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot Tri Rahmanto mendukung langkah Bupati Dadang Supriatna yang mendorong para pelaku usaha atau perusahaan di Dayeuhkolot untuk ikut berkontribusi menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot.

Tri Rahmanto menyatakan siap untuk menindaklanjuti dan melaksanakan delapan strategi yang telah disiapkan Pemkab Bandung untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot tersebut.

Delapan program percepatan penanganan banjir Dayeuhkolot telah disiapkan Kang DS diantaranya yaitu normalisasi saluran drainase Jalan Moh Toha-Dayeuhkolot, normalisasi folder Babakan Sangkuriang, pengerukan saluran lingkungan Bojongasih, pengerukan connecting drainase Bojongasih.

Selain itu, program selanjutnya adalah pengerukan Sungai Cipalasari, pengadaan pompa kapasitas 1.500 liter/detik, pengerukan aliran sungai Cipalasari dan normalisasi saluran Desa Dayeuhkolot.

“Dengan kolaborasi pentahelix ini, kami siap membuat sejarah untuk menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot, ya minimal kita bisa mengurangi banjir di Dayeuhkolot. Insya Allah kami optimistis bisa,” ujar Tri. (**)

Berita Terkait

Aksi SDA Provinsi di PT Zhong Xin Palasari Berbuah Hasil, Genangan Kini Jauh Berkurang
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
Rencana Dihadiri Ketum PKB, Muscab PKB Kabupaten Bandung Digelar 8 April Mendatang
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Kang DS Minta Pejabat Baru Bekerja Cepat dan Utamakan Masyarakat
Banjir Berulang dan Jalan Rusak, Warga Desak Keras Aksi Nyata Bina Marga Provinsi
Kapolda Jabar Berikan Tali Asih kepada Personel Gabungan yang terlibat di Pos Hoegeng Simpang Gadog
Kapolda Jabar Tinjau Wisata Pantai Karanghawu, Tekankan Keselamatan Pengunjung

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru