Dugaan Pelanggaran Teknis Menguat, Irigasi Baru Selesai Sudah Jebol

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 11:16 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID  – KOTA TASIKMALAYA, || Saluran irigasi pertanian di Kampung Sumelap, Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, mengalami kerusakan berat setelah sebagian dinding bangunan ambrol pada Minggu (09/11/2025). Kerusakan tersebut langsung memengaruhi distribusi air menuju lahan sawah warga.

Kerusakan irigasi diperkirakan mencapai sekitar 20 meter dan membuat aliran air tidak mengalir normal. Kondisi ini mengancam persiapan lahan pertanian yang sebentar lagi memasuki masa tanam, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi penurunan hasil produksi.

Para petani setempat menyampaikan kegelisahan mereka karena saluran irigasi itu merupakan sumber utama pengairan sawah. Jika tidak segera diperbaiki, risiko gagal tanam dan kerugian ekonomi dinilai sangat mungkin terjadi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ambrolnya irigasi tersebut diduga kuat akibat kurangnya pondasi serta tidak adanya struktur penopang yang memadai. Kondisi tersebut menunjukkan indikasi bahwa pengerjaan proyek tidak memenuhi standar teknis konstruksi.

Sebelumnya, sergap.co.id telah menyoroti proyek ini melalui laporan bertajuk “Proyek Irigasi BBWS Disorot Publik, Desak Keterbukaan Anggaran” yang menyinggung transparansi dan kualitas pekerjaan. Ambrolnya saluran ini memperkuat dugaan adanya penyimpangan pelaksanaan spesifikasi teknis.

“Air sudah tidak mengalir normal sejak irigasi itu jebol. Kami khawatir tanam padi berikutnya gagal. Pihak rekanan harus bertanggung jawab,” ungkap seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sehingga diduga pekerjaan dilakukan tidak sesuai juklak-juknis. Petani menilai penanggung jawab proyek seolah abai terhadap dampak yang ditimbulkan.

Hasil peninjauan lapangan memperlihatkan pondasi bangunan terlihat terlalu dangkal dan tidak mampu menahan tekanan air saat debit meningkat. Hal ini mengindikasikan proses pembangunan dilakukan tanpa perhitungan teknis yang memadai.

Hingga berita ini diterbitkan, BBWS belum menurunkan tim untuk melakukan evaluasi maupun memberikan teguran kepada pihak rekanan pelaksana proyek. Keterlambatan respons ini memunculkan pertanyaan publik mengenai komitmen pengawasan sumber daya air.

Warga dan petani mendesak BBWS segera melakukan peninjauan dan percepatan perbaikan agar pasokan air kembali normal sebelum musim tanam dimulai. Mereka berharap kerusakan ini tidak berujung pada kerugian produksi yang lebih besar.

(R/Asep)

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:47 WIB

Perkuat Sinergi Menuju Olimpiade, Ketua Tadjimalela Kota Bandung Andra R. Malela Dilantik Jadi Sekretaris Umum IPSI Kota Bandung  ‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:07 WIB

Gema Keadilan Kota Bandung Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2026–2029 ‎

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:11 WIB

Bandung For Palestine Gaungkan Solidaritas Kemanusiaan, Peringati 78 Tahun Peristiwa Nakba ‎

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:09 WIB

345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar

Senin, 27 April 2026 - 19:32 WIB

Pelantikan DPW Perindo Jabar 2024–2029, Perkuat Konsolidasi dan Pemberdayaan UMKM

Jumat, 24 April 2026 - 16:18 WIB

Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann

Berita Terbaru