Sempati Diluncurkan, Aplikasi Deteksi Dini dan Respons Cepat DBD

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 19:08 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Sebagai upaya percepatan deteksi dini dan penanganan kasus penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi meluncurkan aplikasi Sistem Evaluasi dan Monitoring Penyakit Terintegrasi (Sempati).

Peluncuran ini pun langsung dihadiri oleh Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, CEO Enesis Group, Aryo Widiwardhono dan jajaran Pemkot Bandung.

Melalui Sempati, proses pencatatan, pemantauan, hingga pelaporan kasus DBD dan TBC kini bisa dilakukan secara digital dan terintegrasi oleh petugas puskesmas, unsur kewilayahan, hingga pimpinan di Pemkot Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aplikasi ini tersedia dalam versi web dan mobile (Android), dan dirancang khusus untuk pengguna internal seperti pimpinan, petugas fasilitas kesehatan, dan tim tindak lanjut di lapangan.

“Melalui teknologi digital seperti Sempati, kita bisa lebih cepat mendeteksi penyebaran penyakit dan segera melakukan langkah penanganan. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi dan inovasi untuk kesehatan warga,” tutur Kepala Seksi Pengelolaan Aplikasi Diskominfo Kota Bandung, Arif Muhammad Rizal saat Peluncuran Aplikasi Sempati, di Pendopo Kota Bandung, Selasa 1 Juli 2025 malam.

Arif menjelaskan, aplikasi Sempati memiliki kemampuan analisis geospasial untuk memetakan persebaran kasus penyakit hingga ke tingkat wilayah terkecil. Fitur ini memungkinkan intervensi cepat dan tepat sasaran di lokasi dengan tingkat risiko tinggi.

Aplikasi ini menjadikan proses pelaporan menjadi lebih efisien dan akurasi data lebih tinggi, sehingga mendukung kebijakan berbasis data dan koordinasi lintas sektor dari tingkat wilayah, puskesmas, Dinas Kesehatan hingga pimpinan kota.

Sejumlah manfaat Aplikasi Sempati bagi Kota Bandung di antaranya, mendeteksi wabah lebih awal, memperkecil penyebaran, memudahkan pengambilan keputusan yang tepat dan akurat.

Selain itu, Sempati juga bisa mengintervensi fokus pada wilayah berisiko tinggi, mengurangi beban administrasi petugas lapangan, dan kolaborasi antarpihak menjadi lebih terintegrasi.

Dengan peluncuran Sempati, Pemerintah Kota Bandung menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan pendekatan digital dan kolaboratif.

Masyarakat semakin terlindungi dari risiko penyakit menular melalui sistem yang lebih terintegrasi dan modern.

(dr.j)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
Gebrakan Dua Desa! Layanan Kesehatan di Bojongnangka Diserbu Warga, Skrining TB hingga Hipertensi Jadi Sorotan
3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:18 WIB

Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann

Selasa, 21 April 2026 - 13:14 WIB

Alhamdulillah! Usulan KDS Disetujui Menteri PU, Tiga Proyek Pengendali Banjir Dibangun Tahun Ini

Selasa, 21 April 2026 - 12:32 WIB

Jembatan Gantung Parunghalang–Sangkuriang Ditutup, BBWS Citarum Lakukan Perbaikan

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

KDS dan KDM Sepakat Atasi Banjir dan Sampah di Bandung Raya Bersama

Minggu, 19 April 2026 - 23:41 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Berita Terbaru