Sempati Diluncurkan, Aplikasi Deteksi Dini dan Respons Cepat DBD

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 19:08 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Sebagai upaya percepatan deteksi dini dan penanganan kasus penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi meluncurkan aplikasi Sistem Evaluasi dan Monitoring Penyakit Terintegrasi (Sempati).

Peluncuran ini pun langsung dihadiri oleh Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, CEO Enesis Group, Aryo Widiwardhono dan jajaran Pemkot Bandung.

Melalui Sempati, proses pencatatan, pemantauan, hingga pelaporan kasus DBD dan TBC kini bisa dilakukan secara digital dan terintegrasi oleh petugas puskesmas, unsur kewilayahan, hingga pimpinan di Pemkot Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aplikasi ini tersedia dalam versi web dan mobile (Android), dan dirancang khusus untuk pengguna internal seperti pimpinan, petugas fasilitas kesehatan, dan tim tindak lanjut di lapangan.

“Melalui teknologi digital seperti Sempati, kita bisa lebih cepat mendeteksi penyebaran penyakit dan segera melakukan langkah penanganan. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi dan inovasi untuk kesehatan warga,” tutur Kepala Seksi Pengelolaan Aplikasi Diskominfo Kota Bandung, Arif Muhammad Rizal saat Peluncuran Aplikasi Sempati, di Pendopo Kota Bandung, Selasa 1 Juli 2025 malam.

Arif menjelaskan, aplikasi Sempati memiliki kemampuan analisis geospasial untuk memetakan persebaran kasus penyakit hingga ke tingkat wilayah terkecil. Fitur ini memungkinkan intervensi cepat dan tepat sasaran di lokasi dengan tingkat risiko tinggi.

Aplikasi ini menjadikan proses pelaporan menjadi lebih efisien dan akurasi data lebih tinggi, sehingga mendukung kebijakan berbasis data dan koordinasi lintas sektor dari tingkat wilayah, puskesmas, Dinas Kesehatan hingga pimpinan kota.

Sejumlah manfaat Aplikasi Sempati bagi Kota Bandung di antaranya, mendeteksi wabah lebih awal, memperkecil penyebaran, memudahkan pengambilan keputusan yang tepat dan akurat.

Selain itu, Sempati juga bisa mengintervensi fokus pada wilayah berisiko tinggi, mengurangi beban administrasi petugas lapangan, dan kolaborasi antarpihak menjadi lebih terintegrasi.

Dengan peluncuran Sempati, Pemerintah Kota Bandung menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan pendekatan digital dan kolaboratif.

Masyarakat semakin terlindungi dari risiko penyakit menular melalui sistem yang lebih terintegrasi dan modern.

(dr.j)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru