Tangis Haru Iringi Pelepasan Siswa Kelas VI MI AL-Muawanah 

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:13 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – Suasana haru menyelimuti halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Mu’awanah, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, saat para siswa dan siswi kelas VI resmi dilepas dalam sebuah acara penuh makna pada Sabtu (21/6). Sebanyak 44 siswa-siswi yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun, kini harus melepas seragam putih merah yang telah menjadi bagian dari perjalanan masa kecil mereka.

‎Acara yang digelar secara sederhana namun penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh para orang tua murid, dewan guru, komite sekolah, serta tokoh masyarakat. Kepala Sekolah MI Al-Mu’awanah, Hj. Mutiatul Wardah, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru yang mendalam atas capaian anak-anak didiknya.

‎ “Enam tahun bukan waktu yang singkat. Kami telah menjadi bagian dari pertumbuhan mereka – dari yang dulu datang dengan langkah kecil dan mata polos, kini mereka tumbuh menjadi anak-anak yang siap menatap dunia baru,” ujar beliau dengan suara bergetar menahan tangis.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tangis pecah saat satu per satu siswa maju ke depan untuk menerima kenang-kenangan dan surat pelepasan. Beberapa di antara mereka tak mampu menyembunyikan air mata, begitu pula para orang tua dan guru yang telah mendampingi tumbuh kembang mereka selama ini.

‎Moh. Sobar, S.Pd.I, Wali Kelas VI, turut menyampaikan kesan mendalamnya terhadap angkatan tahun ini. Dalam pidatonya, ia menyebutkan bahwa angkatan ini bukan hanya dikenal karena prestasinya, tetapi juga karena kekompakan dan sikap hormat mereka kepada guru.

‎”Mereka adalah anak-anak yang luar biasa. Tak sedikit dari mereka yang datang dari keluarga sederhana, tapi semangat belajarnya tak pernah surut. Mereka mengajarkan saya arti ketulusan dan perjuangan,” ujar beliau, tak kuasa menahan air mata.

‎Salah satu siswi Syabilla Azzahra dengan mata merah karena menahan tangis, sempat menyampaikan harapan kecilnya

‎”Saya takut tidak bisa menemukan guru sebaik di sini nanti. Saya sedih harus berpisah, tapi saya akan terus belajar supaya bisa membanggakan orang tua dan bapak ibu guru.”

‎Sementara itu, Aminah , orang tua dari salah satu siswa, turut memberikan kesaksian menyentuh

‎ “Saya titipkan anak saya di sini bukan hanya untuk pintar, tapi juga untuk punya akhlak. Dan alhamdulillah, MI Al-Mu’awanah memberikan itu semua. Hari ini saya menangis bukan hanya karena bangga, tapi karena terharu, anak saya benar-benar dibimbing dengan hati.”

‎Puncak haru terjadi ketika seluruh siswa-siswi mencium tangan para guru, sebagai simbol pamit dan penghormatan. Di latar belakang, lagu “Hymne Guru” mengalun pelan, mengiringi peluk haru dan air mata yang mengalir tanpa bisa dibendung. Beberapa guru bahkan terlihat menahan isak sambil memeluk murid-murid mereka untuk terakhir kalinya sebagai siswa MI.

‎Kini, langkah mereka akan berlanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun kenangan di MI Al-Mu’awanah — tentang tawa di ruang kelas, doa pagi sebelum pelajaran dimulai, hingga teguran lembut dari guru — akan terus membekas di hati.

‎Selamat jalan, anak-anak kami.

‎Teruslah melangkah, bawa ilmu dan adab yang telah kalian pelajari. Jangan pernah lupakan tempat kalian tumbuh. Dan jika suatu hari kalian kembali, kami akan tetap di sini — menyambut dengan pelukan hangat, seperti dulu.
(Aminah )

Berita Terkait

Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin
Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandung Ajukan Tiga Raperda Strategis, Fokus Atasi Sampah dan Perkuat Infrastruktur Pelayanan Publik
Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan
Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:55 WIB

Buka JAMDA IX Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Dorong Pramuka Kuasai Teknologi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:59 WIB

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:37 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:02 WIB

Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:39 WIB

Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:59 WIB

Dari Aceh hingga Papua, Nazaruddin SH Satukan Semangat Kebersamaan Melalui PNSB Sumsel

Berita Terbaru