Aktivis Mahasiswa Tuntut KPK dan Kejagung Usut Tuntas Korupsi di Tasikmalaya!

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025 - 09:43 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID | TASIKMALAYA, Aktivis mahasiswa anti korupsi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Indonesia kembali melancarkan desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk segera memproses laporan mereka terkait dugaan korupsi besar yang melibatkan sejumlah pihak di Kabupaten Tasikmalaya.

 

Desakan ini muncul akibat lambannya penanganan laporan yang sudah lama disampaikan oleh AMAK Indonesia kepada kedua lembaga penegak hukum tersebut. Reaksi keras dari AMAK Indonesia ini dipimpin oleh Cecep Gufron Abdillah, yang dalam keterangan terbarunya melalui hubungan seluler pada Selasa, 3 Februari, menyatakan bahwa pihaknya akan kembali mengirimkan surat resmi kepada KPK dan Kejagung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Cecep, momen saat ini sangat tepat untuk mengungkapkan dugaan praktik korupsi yang berlangsung di Kabupaten Tasikmalaya, terutama selama kepemimpinan Haji Ade Sugianto. Menjelang Pilkada ulang yang akan segera digelar, di mana istri dari H. Ade Sugianto akan maju menggantikan suaminya, AMAK Indonesia menilai penting untuk membongkar jaringan korupsi yang mungkin masih berlanjut.

 

“Sampai saat ini, laporan kami kepada KPK sangat jelas dan rinci. Kerugian negara yang diakibatkan dari satu dinas saja, yaitu Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, sangat besar. Dan kami masih mengumpulkan alat bukti terkait dugaan korupsi di dinas-dinas lainnya. Dalam waktu dekat, kami akan segera menyiapkan draft laporan tambahan untuk diserahkan ke KPK dan Kejagung,” tegas Cecep.

 

Desakan ini semakin menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap praktik korupsi yang telah merugikan negara dan masyarakat, terutama menjelang pergantian kepemimpinan di Tasikmalaya. AMAK Indonesia berharap agar KPK dan Kejagung segera merespon dengan serius dan segera memproses laporan-laporan yang telah mereka ajukan demi keadilan dan transparansi pemerintahan. (**)

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
JAKSA MASUK SEKOLAH KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT DI SMA NEGERI 1 BATUJAJAR
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Kapolda Jabar Berikan Tali Asih kepada Personel Gabungan yang terlibat di Pos Hoegeng Simpang Gadog

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:20 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Cianjur Disorot, Publik Tunggu Kejelasan Penanganan

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:42 WIB

Teror Jurnalis di Sumsel, Dugaan Oknum Aparat Kirim Ancaman dan Sebar Data Pribadi

Berita Terbaru