*Banjir di Haurpanggung dan Longsor di Sukaresmi Garut Akibat Cuaca Ekstrem*

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 17:12 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*GARUT, SATUNEWS.ID* – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Garut pada Minggu (26/1/2025), sejak pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Akibatnya, Sungai Cimanuk meluap dan menyebabkan banjir di Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul.

Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 cm dan telah memasuki sejumlah rumah warga. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut langsung turun ke lokasi untuk memantau situasi dan melakukan langkah-langkah penanganan. Warga yang berada di area rawan banjir telah dievakuasi ke tempat aman, sementara petugas melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, dan terus memantau informasi resmi dari BPBD,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Wardi Sudrajat, Minggu (26/1/2025) malam.

*Banjir di Haurpanggung dan Longsor di Sukaresmi Garut Akibat Cuaca Ekstrem*

Saat ini, kondisi air mulai berangsur surut. Namun, petugas tetap siaga untuk menghadapi kemungkinan banjir susulan. Tidak ada kebutuhan logistik darurat yang mendesak, namun koordinasi dengan aparat setempat terus dilakukan untuk memastikan penanganan optimal.

Selain banjir di Desa Haurpanggung, hujan deras pada Minggu (26/1/2025) juga menyebabkan longsor di pondasi pagar Pesantren Ulul Albab di Kampung Babakan Kiara RT 05 RW 06, Desa Padamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.22 WIB, diduga akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan luapan air dari selokan tersumbat mengalir ke pagar pondasi pesantren. Pondasi setinggi 4 meter dan lebar 8 meter longsor, menimpa bagian pinggir asrama yang ditempati salah satu ustaz, Faizal.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Petugas bersama warga, termasuk RT dan RW setempat, telah melakukan pengecekan lokasi dan menghimbau para santri untuk menjauhi area longsor demi keselamatan. Rencananya, warga akan melakukan kerja bakti esok hari untuk membersihkan material longsor yang masih menumpuk di sekitar area kejadian.

BPBD Kabupaten Garut mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana lain yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. Informasi resmi terkait perkembangan situasi akan terus diperbarui secara berkala.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, masyarakat diimbau untuk turut serta dalam langkah-langkah penanganan bencana, termasuk gotong royong membersihkan area terdampak dan memastikan aliran air tidak terhambat untuk menghindari kejadian serupa.

Situasi ini menjadi pengingat penting bagi warga Garut untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

BPBD juga memastikan informasi terbaru akan terus disampaikan secara berkala kepada masyarakat.

*Banjir di Haurpanggung dan Longsor di Sukaresmi Garut Akibat Cuaca Ekstrem*

Situasi ini menjadi pengingat penting bagi warga Garut untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

(Bang Nas)**

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran
Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel
Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru