Berpasrah Jalan Terbaik Menjalani Kehidupan

- Redaksi

Jumat, 18 Oktober 2024 - 06:14 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Idat Mustari

Satunews.id — Pada tahun 1918 seorang orientalis barat alias non muslim yang bernama Sir Thomas Bodley mengalami depresi berat, rasa cemas dan khawatir yang luar biasa. Memutuskan tuk mengikuti saran temannya main ke negeri Arab.

Selama dia di Arab, dia menyebut Negeri Sahara sebuah surga. Itu hanya karena melihat damainya hati para penduduk di Arab dalam menjalani hidup.
Satu contoh dalam penuturannya :
“Ketika ada badai angin sirocco yang mampu meniupkan pasir Sahara sejauh ratusan mil. Saya merasa sedang berdiri dihadapan oven. Saya hampir gila.Tapi orang orang Arab itu tidak mengeluh. Mereka hanya berkata ‘ _Mektoub_”  (Takdir ini sudah tertulis).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selepas angin topan usai,mereka bekerja kembali mengembala sisa domba yangg masih hidup. Mereka berkata “alhamdulilah masih ada yang hidup.”

Seorang penganut Islam ketika mengalami hal terburuk, sadar bahwa semua terjadi karena takdir Allah, sambil mereka berusaha bangkit.” begitu kata Bodiey.

Atas kekagumannya pada sikap dan jiwa orang-orang Arab pada saat itu yang mampu berdamai dengan takdir. Ia pun kemudian menulis sebuah buku tentang Muhammad, berjudul The Messenger.

Apa yang ditulis oleh Sir Thomas Bodley mengajarkan kepada kita bagaimana harusnya bersikap menghadapi setiap keadaan. Tidak ada seorang pun yang tidak punya ujian. Selalu saja  akan dihadapkan dengan ketidakpuasan, kekecewaan.

Oleh karena itu jika satu saat jadi orang penting jangan sombong, saat jadi orang biasa tak perlu nestapa. Saat sukses jangan angkuh, saat gagal tak perlu frustasi. Semua yang terjadi ada dalam Takdir-Nya.

Ada seorang tokoh psikologi kebahagiaan, pendiri mazhab psikologi positif. Ia menulis buku tentang apa yang bisa kita ubah dan yang tidak, Ia mengatakan, sesuatu yang terjadi tanpa bisa kita usahakan mengubahnya maka kita pasrah saja. Sebab jika melawan sementara sesuatu itu sesungguhnya tak bisa dilawan maka perlawanan itu akan melahirkan derita. Percayalah !

*_Penulis Buku “Bekerja Karena Allah”
_
_Met Jumatan smg sukses selalu bahagia selalu panjang umur dan diluaskan rezekinya. jangan Lupa_ _isi kencleng._

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:27 WIB

Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung

Senin, 18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:30 WIB

Oknum Suporter PSM Diduga Tendang Pemain Persib Usai Maung Bandung Menang Dramatis 2-1 di Parepare

Senin, 18 Mei 2026 - 13:13 WIB

Persib Bandung Bungkam PSM Makassar, Euforia Nobar Bobotoh Pecah di Berbagai Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terbaru