Hilang 12 Hari, Kakek 77 Tahun Ditemukan Tewas di Hutan Gunung Bancak

satu news 01

- Redaksi

Senin, 2 September 2024 - 12:44 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEW.ID

MAGETAN, || Seorang kakek berusia 77 tahun, Senin (2/9/2024), ditemukan tewas tergeletak diantara belantara hutan Gunung Bancak, Magetan, Jawa Timur. Selama 12 hari sebelumnya, sang kakek itu menjadi pencarian sanak keluarganya, lantaran meninggalkan rumah tanpa izin.

Korban bernama Dimun, yang belum lama menduda karena ditinggal mati istrinya, diketahui sebagai warga Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Magetan. Jasadnya pertamakali ditemukan seorang pria yang sedang mencari mangga, di hutan Gunung Bancak, beberapa ratus meter dari rumah korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mulanya pencari mangga mencium bau menyengat kuat, hingga dia mencari sumber aroma untuk memastikannya. Terbelalak melihat mayat, dia bergegas menguhubungi perangkat desa hingga ke pihak kepolisian setempat.

Kepala Desa Giripurno, Sigit, yang dihubungi jurnalis membenarkan kejadian itu. Dia menjawab singkat, selebihnya tidak mengomentari pertanyaan lanjutan.

“Ya,” kata Sigit.

Sementara Camat Kawedanan, Ari Budi Astuti, lebih rinci memberikan keterangan kepada jurnalis yang meminta konfirmasinya, terkait penemuan mayat tersebut.

Hilang 12 Hari, Kakek 77 Tahun Ditemukan Tewas di Hutan Gunung Bancak

Menurut Astuti, lantaran sudah hilang sekitar 12 hari, kemungkinan korban merasa kelelahan, lapar dan kehausan. Apalagi, katanya, korban sudah pikun dan berusia 77 tahun.

“Iya benar ada penemuan mayat. Itu warga saya. Sudah sepuh yang usianya sekitar 77 tahun. Sebelumnya hilang selama 12 hari. Kabarnya tadi yang menemukan tukang mencari mangga di hutan,” terang Astuti.

Sebelum akhirnya ditemukan menjadi mayat, salah seorang anak korban, Sugeng, 54 tahun, melaporkan ke pihak kepolisian setempat, perihal hilangnya korban pada 20 Agustus lalu.

Aparat Kepolisian dan petugas medis Puskesmas setempat yang berada di lokasi kejadian, langsung mengevakuasi jasad korban dibantu warga masyarakat setempat.

Jasadnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk segera dimakamkan, setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. (Fin)

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:27 WIB

Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung

Senin, 18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:30 WIB

Oknum Suporter PSM Diduga Tendang Pemain Persib Usai Maung Bandung Menang Dramatis 2-1 di Parepare

Senin, 18 Mei 2026 - 13:13 WIB

Persib Bandung Bungkam PSM Makassar, Euforia Nobar Bobotoh Pecah di Berbagai Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terbaru