LSM Harimau Minta Proyek Irigasi Pendarungan Diperiksa, Soroti Material hingga K3

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 23:16 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

BANYUWANGI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau DPC Banyuwangi menyoroti pelaksanaan proyek pembangunan irigasi pengairan di Dusun Gadog, Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Proyek yang bersumber dari APBD Banyuwangi Tahun Anggaran 2026 tersebut disebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp216.487.000 dan dikerjakan CV Shifa Gaharu.

Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi, Yusuf Kurniawan, meminta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan teknis terhadap pekerjaan tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan apakah pelaksanaan proyek di lapangan telah sesuai dengan spesifikasi teknis, dokumen perencanaan, serta ketentuan keselamatan kerja yang berlaku.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan LSM Harimau muncul setelah mereka menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu diklarifikasi dalam pelaksanaan proyek. Di antaranya penggunaan material pasir yang disebut banyak mengandung tanah liat, proses pencampuran material yang disebut dilakukan tanpa menggunakan mesin molen secara optimal, serta komposisi campuran yang menurut mereka perlu diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Selain itu, LSM Harimau juga menyoroti penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Menurut Yusuf, terdapat bagian pekerjaan yang diduga belum dilengkapi atau menggunakan peralatan keselamatan kerja sebagaimana mestinya.

“Jajaran dinas terkait segera menindaklanjuti dengan memanggil pihak CV Shifa Gaharu maupun mandornya. Kami mendorong instansi terkait, terutama Dinas Pengairan, melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap proyek irigasi di Desa Pendarungan,” tegas Yusuf.

Ia menilai pemeriksaan lapangan diperlukan agar kualitas pekerjaan dapat dipastikan secara objektif. Apalagi, proyek tersebut menggunakan anggaran daerah dan diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Yusuf menegaskan, pihaknya tidak ingin dugaan tersebut hanya menjadi polemik. Menurutnya, pemeriksaan oleh instansi teknis diperlukan untuk membandingkan kondisi pekerjaan di lapangan dengan dokumen kontrak dan spesifikasi yang menjadi dasar pelaksanaan proyek.

“Kami meminta dinas turun langsung ke lokasi. Jika nantinya pemeriksaan menemukan pelanggaran terhadap ketentuan atau SOP, tentu harus ada langkah sesuai aturan terhadap pelaksana,” ujarnya.

Selain persoalan teknis, LSM Harimau juga menyampaikan adanya komunikasi melalui WhatsApp antara Sekda LSM Harimau, Solikin, dengan pihak yang disebut sebagai mandor proyek. Dalam komunikasi tersebut, menurut keterangan LSM, pihak mandor meminta nomor rekening dengan alasan untuk “ngopi bersama teman-teman”.

LSM Harimau menduga komunikasi tersebut berkaitan dengan upaya pemberian uang untuk meredam persoalan proyek. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan memerlukan klarifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Karena itu, LSM Harimau mendorong agar komunikasi tersebut juga diklarifikasi secara terbuka sehingga tidak menimbulkan kesimpulan sepihak. Bukti percakapan dan konteks lengkap komunikasi, menurut mereka, dapat menjadi bagian dari bahan pemeriksaan apabila diperlukan.

Di sisi lain, hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan atau tanggapan dari pihak CV Shifa Gaharu terkait berbagai dugaan yang disampaikan LSM Harimau tersebut. Demikian pula, belum ada hasil pemeriksaan resmi dari dinas teknis yang menyatakan bahwa proyek tersebut terbukti tidak sesuai spesifikasi.

Pihak pelaksana proyek diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai penggunaan material, metode pelaksanaan pekerjaan, komposisi campuran, penerapan K3, serta komunikasi yang dipersoalkan tersebut.

LSM Harimau berharap pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan ukuran teknis yang berlaku. Dengan demikian, kualitas proyek yang menggunakan anggaran publik dapat dipastikan dan manfaat pembangunan irigasi bagi masyarakat Desa Pendarungan tetap menjadi tujuan utama.

Hingga ada hasil pemeriksaan resmi, berbagai temuan dan dugaan tersebut masih merupakan pernyataan dari pihak LSM Harimau dan perlu diverifikasi oleh instansi teknis maupun pihak berwenang.

( Tim ).

Berita Terkait

Kapolres Pasuruan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Dalam Majelis Subuhan Al-Busyro.
Puluhan Personil Polres Pasuruan Bersama Ribuan Santri PP Dalwa Melaksanakan Sholat Istisqa’ Dan Do’a Bersama Berharap Bencana Karhutla lekas Berlalu
MEDIASI BELUM HASILKAN KESEPAKATAN, AHLI WARIS SAMPAIKAN ASPIRASI DI DEPAN PENGADILAN NEGERI KOTA PASURUAN
Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.
Petugas KB Samsat Kota Pasuruan Berlakukan Transparansi Tanpa Penolakan Kepada Semua Wajib Pajak Tanpa Terkecuali.
Bentuk Kepedulian Kapolres Pasuruan Mendatangi Kediaman Korban Pembunuhan Dusun Karangpanas Dayurejo Prigen Kabupaten Pasuruan.
Kepemimpinan Polres Pasuruan Berganti, AKBP Irawan Setyono Gantikan AKBP Harto Agung Cahyono
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Pasuruan Kota Teguhkan Komitmen Keselamatan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru