Di Tengah Kabut Asap Palembang, RSI Indonesia School Gelar Open House ‘Grow to Glow’ 

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 20:13 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang – Kabut asap yang menyelimuti Palembang tak menyurutkan semangat siswa RSI Indonesia School untuk menunjukkan kreativitas dan kepedulian. Melalui Open House bertajuk ‘Grow to Glow’, para siswa tetap tampil aktif dalam berbagai kegiatan yang digelar di Aula RSI School, Sabtu (19/9/2026).

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema ‘Arise, shine, for your light has come, & the glory of the Lord rises upon you’, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum memperkenalkan lingkungan pendidikan RSI Indonesia School kepada calon peserta didik dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk belajar, berkarya, berbagi dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

 

Associate Director RSI Indonesia, Ruth Cynthia Devi, S.I.Kom., M.Pd, mengatakan kegiatan tetap digelar meski kondisi udara Palembang tengah terdampak kabut asap. Menurutnya, para siswa telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan antusias.

 

“Anak-anak sudah sangat excited dan mempersiapkan diri. Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan, sehingga sangat bersemangat mengikuti acara ini,” kata Ruth.

 

Ruth menjelaskan, Open House digelar secara indoor sebagai bagian dari upaya sekolah menjaga keamanan dan kenyamanan peserta. Sejumlah ruangan dilengkapi air purifier, sementara ventilasi sekolah ditutup untuk membatasi masuknya udara dari luar.

 

“Kami seal semua ventilasi udara sehingga tidak ada udara yang masuk. Di setiap ruangan dan pojok juga ada air purifier. Anak-anak juga sudah diedukasi bagaimana menjaga kesehatan,” ujarnya.

 

Open House RSI Indonesia School terbuka untuk berbagai jenjang, mulai nursery hingga secondary. Sejumlah kompetisi digelar untuk memberikan ruang bagi siswa mengembangkan kemampuan, seperti vocabulary, spelling bee, speech competition, dan design competition.

 

Selain kompetisi, terdapat pula bazar yang melibatkan para siswa. Hasil kegiatan tersebut rencananya disumbangkan untuk kegiatan amal.

 

“Anak-anak belajar mempersiapkan yang terbaik dan terlibat. Tapi mereka juga belajar berbagi dengan orang lain,” tutur Ruth.

 

Pantau Kualitas Udara

Terkait kegiatan belajar mengajar di tengah kabut asap, Ruth mengatakan pihak sekolah melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala.

 

Menurutnya, sekolah memiliki alat pemantau kualitas udara yang digunakan untuk menentukan aktivitas siswa. Selama kondisi udara belum memungkinkan, seluruh kegiatan dilakukan di dalam ruangan.

 

“Monitor udara di luar kami pantau setiap jam. Sekarang kegiatan 100 persen dilakukan di dalam. Kalau level udara sudah di bawah 150, baru kami izinkan anak-anak keluar,” jelasnya.

 

Ruth mengatakan kondisi tersebut juga menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mengajarkan siswa mengenai kesehatan, lingkungan dan kepedulian terhadap sesama.

 

Dia berharap RSI Indonesia School tidak hanya berkembang secara jumlah peserta didik, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian yang lebih luas.

 

“Kami mau anak-anak bertumbuh bukan hanya untuk peduli sama diri mereka sendiri, tapi juga peduli kepada banyak orang,” katanya.

 

Ruth juga berharap sekolah dapat melahirkan generasi yang kelak mampu menjadi pemimpin dan menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

“Kami rindu ada pemimpin-pemimpin yang nanti dilahirkan dari sekolah ini yang bisa memberikan kebijakan-kebijakan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi berdampak buat banyak orang,” pungkasnya.

 

Dalam Open House tersebut, RSI Indonesia School juga menawarkan promo pendaftaran berupa diskon registrasi hingga 70 persen yang berlaku sampai 19 Oktober 2026.

 

Khusus program kiddy, sekolah menyediakan trial program gratis hingga 31 Oktober 2026. Voucher trial tersebut dapat diperoleh langsung selama kegiatan Open House.(Hari)

Berita Terkait

FKMT Palembang Tak Hanya Berzikir, Donasi Korban Gempa NTT dan Bantuan Air Bersih Turut Digalang
Rutan Kelas I Palembang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama TNI, POLRI, BNNP Sumsel dan PATNAL  
OTT Ditreskrimsus: Skema Pungutan Bertahap 0,7 dan 0,3 Persen Sasar Dana Revitalisasi Sekolah di Banyuasin
Tim Media Partner Turun ke Jalan, 5.000 Masker, 600 Nasi Kotak dan 300 Susu Dibagikan untuk Warga Palembang
Rutan Kelas I Palembang Teguhkan Komitmen Perang terhadap Narkoba dan Pembangunan Zona Integritas  
Kemarau Berkepanjangan, Lapas Kelas I Palembang Gelar Salat Istisqa Bersama Warga Binaan  
Perkuat Deteksi Dini, Lapas Kelas I Palembang Lakukan Penggeledahan Blok Hunian dan Tes Urine  
Polda Sumsel dan Densus 88 Perkuat Sinergi Cegah Ekstremisme pada Ana

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:58 WIB

Farhan: Pocari Sweat Run Gerakkan Ekonomi dan Sport Tourism Bandung

Sabtu, 19 September 2026 - 17:32 WIB

Hari Pertama Pocari Sweat Run 2026 Lancar, Pemkot Bandung Evaluasi Lalin di Titik Finis

Sabtu, 19 September 2026 - 17:26 WIB

Virgin 10K di Bandung, Angga Yunanda dan Jerome Polin Ketagihan Pocari Sweat Run 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 17:07 WIB

Susur Sungai Cileungsi, Bupati Bogor Sidak 23 Perusahaan Diduga Cemari Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 20:32 WIB

BNPB Kumpulkan Relawan se-Jabar di Bandung, Tegaskan Tak Ada Relawan Paling Hebat

Jumat, 18 September 2026 - 20:22 WIB

300 Aset Tanah Pemkot Bandung Kini Beralas Hak, BPN Kejar 1.200 Sertifikat Hingga Desember

Jumat, 18 September 2026 - 20:14 WIB

Kabel Lampu Lalu Lintas di Bandung Dicuri, Wali Kota Farhan Gandeng Polisi Buru Pelaku

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

Sambut HJKB ke-216, Pemkot Bandung dan Warga Serentak Gelar Bebersih Massal

Berita Terbaru