CIMAHI ,Satunews.id – Anggota DPRD Kota Cimahi, Indriasari Sih Dewanti, S.T., melaksanakan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat di wilayah RW 01 Kelurahan Baros Sabtu (29/08/2026).

Indriasari menyampaikan Kegiatan reses tersebut diikuti sekitar 200 warga yang berasal dari RW 01 Kelurahan Baros, RW 21, dan RW 22. Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Salah satu aspirasi yang paling mencuat adalah persoalan ketersediaan air bersih. Warga menyampaikan bahwa kekurangan air menjadi permasalahan utama yang membutuhkan perhatian dan solusi dari pemerintah”.
Selain persoalan air, warga juga menyampaikan keluhan terkait layanan BPJS Kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang masuk kategori Desil 6 ke atas. Mereka berharap adanya kejelasan mengenai tata cara berobat serta akses terhadap pelayanan kesehatan melalui BPJS.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan sektor infrastruktur dan perumahan. Warga mengusulkan adanya bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) serta perbaikan jalan setapak yang dinilai membutuhkan penanganan.
Indriasari mengatakan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut menjadi bahan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD maupun koordinasi dengan Pemerintah Kota Cimahi.
Menurutnya, proses realisasi aspirasi masyarakat membutuhkan waktu dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sejumlah program hasil reses masa persidangan sebelumnya, kata dia, saat ini juga masih dalam proses realisasi.
Ia berharap aspirasi masyarakat yang telah disampaikan tidak sekadar dicatat dalam kegiatan reses, tetapi dapat ditindaklanjuti hingga benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Harapannya, aspirasi masyarakat ini tidak hanya berhenti pada pencatatan, tetapi bisa direalisasikan sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah daerah,” ujarnya.
Dengan adanya reses tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi warga Baros, khususnya terkait air bersih, layanan kesehatan, perumahan, dan infrastruktur, dapat memperoleh perhatian serta solusi konkret dalam beberapa bulan ke depan.
(Tinie)


























