Bantuan Pangan Ciriung Tepat Sasaran,960 KPM Terima 30 Kg Beras
satunews.id – BOGOR – Pemerintah Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, kembali menyalurkanTepat Bantuan Pangan Nasional berupa beras kepada masyarakat, Jumat (28/8/2026). Bantuan tersebut merupakan program pemerintah melalui Perum Bulog untuk alokasi Juli hingga September 2026.

Sebanyak 960 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan sesuai data penerima berdasarkan desil 1–4. Setiap KPM mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Dengan alokasi selama tiga bulan, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras atau tiga karung.
Penyaluran bantuan berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Ciriung dengan mengedepankan prinsip transparansi, ketertiban dan ketepatan sasaran agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Lurah Ciriung, Mohamad Iqbal Al Ma’muri, S.STP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah serta Perum Bulog atas bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Ciriung.
“Atas nama Pemerintah Kelurahan Ciriung, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Perum Bulog atas bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari keluarga penerima manfaat,” ujar Mohamad Iqbal.
Lurah Ciriung juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang sejak awal hingga selesainya kegiatan telah membantu mengawal dan mendukung proses penyaluran bantuan pangan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas dan IPSM, serta seluruh pihak yang telah membantu dari awal sampai kegiatan ini selesai. Berkat kerja sama dan sinergi semua unsur, proses penyaluran bantuan pangan dapat berjalan dengan tertib, lancar, aman dan kondusif,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi PKM Kelurahan Ciriung, Andri Aprilian, yang turun langsung memantau proses penyaluran di lapangan, menyampaikan adanya penurunan jumlah penerima bantuan pangan yang cukup drastis dibandingkan periode sebelumnya.
“Untuk alokasi Juli sampai September ini, jumlah KPM mengalami penurunan yang cukup drastis dibandingkan periode sebelumnya. Sebelumnya sekitar 1.800 KPM, sedangkan sekarang menjadi 960 KPM,” jelas Andri Aprilian.
Menurut Andri, perubahan jumlah penerima tersebut mengikuti data penerima yang telah ditetapkan. Ia berharap kondisi tersebut menjadi hal positif dan dapat mencerminkan adanya perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Kami turun langsung melakukan pemantauan agar penyaluran berjalan rapi, tertib dan bantuan diterima oleh warga sesuai data. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar, aman dan kondusif,” tambahnya.
Antusiasme warga penerima manfaat juga terlihat selama proses penyaluran. Para KPM menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Ciriung dan pemerintah melalui Perum Bulog atas bantuan pangan yang diberikan.
“Terima kasih kepada pemerintah dan Bulog. Bantuan beras ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Lurah Ciriung Mohamad Iqbal Al Ma’muri, S.STP, aparatur Kelurahan Ciriung, Kasi PKM Andri Aprilian, Puskesos, IPSM, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, Ketua LPM Anwar ,, Karang Taruna Kelurahan Ciriung, RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga penerima bantuan pangan.
Pemerintah Kelurahan Ciriung kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen serta lembaga yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Sinergi antara pemerintah, Perum Bulog, , lembaga , kelurahan Ciriung masyarakat dan warga menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan pangan tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran.

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, penyaluran Bantuan Pangan Nasional alokasi Juli–September 2026 di Kelurahan Ciriung berjalan lancar, tertib, aman, kondusif dan sukses, serta diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
(Aminah)


























