117 Anak Yatim Tersenyum di Bulan Muharram, Pemdes Tarikolot Tegaskan Kepedulian Tak Boleh Sekadar Seremonial
Satunews.id, Bogor – Di tengah derasnya tantangan hidup yang dihadapi sebagian masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes) Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menunjukkan bahwa kepedulian sosial bukan hanya slogan. Bertepatan dengan momentum penuh berkah di Bulan Muharram, Pemdes Tarikolot menggelar santunan bagi 117 anak yatim dan piatu di Aula Kantor Desa Tarikolot, Sabtu (18/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan itu menjadi bukti nyata bahwa pemerintah desa hadir bukan hanya sebagai penyelenggara pemerintahan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama bagi anak-anak yatim dan piatu yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang.
Acara dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tarikolot H. Kurniawan, S.Sos., M.Si., Ketua TP-PKK Desa Tarikolot Puspa Dewi Kumalasari, Sekretaris Desa, Ketua dan Anggota BPD, LPM, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Satpol-PP, Binwil,tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para orang tua dan wali penerima santunan.

Suasana religius begitu terasa saat acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa berbagi kepada anak yatim bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan amanah sosial yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada 117 anak yatim dan piatu. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah mereka menjadi pemandangan yang menyentuh hati, sekaligus mengingatkan bahwa kepedulian sekecil apa pun mampu menghadirkan harapan besar bagi masa depan mereka.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tarikolot H. Kurniawan menegaskan bahwa santunan ini bukan hanya bantuan materi, melainkan bentuk kasih sayang, perhatian, dan komitmen pemerintah desa agar anak-anak yatim tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali diberi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan bersama 117 anak yatim dan piatu. Semoga santunan ini menjadi berkah, membawa manfaat, dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Kami berharap anak-anak tetap semangat belajar, rajin beribadah, berakhlak mulia, dan terus mengejar cita-cita setinggi mungkin,” ujar H. Kurniawan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Bulan Muharram sebagai momentum memperkuat rasa empati dan semangat gotong royong. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim tidak boleh berhenti dalam kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.

Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti seluruh rangkaian acara. Banyak orang tua dan wali penerima santunan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Desa Tarikolot. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus melangkah meraih masa depan.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Tarikolot kembali menegaskan bahwa membangun desa bukan hanya melalui pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga melalui pembangunan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan. Karena desa yang kuat adalah desa yang mampu menjaga dan merangkul warganya, terutama mereka yang paling membutuhkan perhatian.
Kepala Biro : Aminah
Editor : Aminah


























